Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 09-07-2007
  • 502 Kali

Pengurus Cabang NU Sumenep Adakan Bahtsul Masail

Pasongsongan-Kominfo News Room : Banyaknya aliran sesat yang berkembang di Indonesia, khususnya di Kabupaten Sumenep, menarik perhatian Ketua PBNU untuk bersilaturrahmi dengan pengurus Ranting NU se Madura dari sebanyak 6 pengurus Cabang, yaitu Bangkalan, Sampang, Pamekasan, Sumenep, Masalembu dan Arjasa yang akan diselenggarakan Minggu 15 Juli mendatang di depan Mesjid Agung Kota Sumenep. Hal ini dikatakan Ketua PCNU Sumenep, Drs. KH. Abdullah Chalil, M.Hum saat mengadakan Bahtsul Masail di Mesjid Al-Falah Desa Panaongan Kecamatan Pasongsongan, Minggu kemarin (08/07) diikuti pengurus PC-NU, MWC-NU Badan Otonom dan Ranting NU di Kecamatan Pasongsongan. KH. Abdullah Chalil mengharapkan kepada para pengurus MWC-NU Kabupaten Sumenep, mampu mengerahkan setiap pengurus ranting NU, demi suksesnya acara tersebut. Dalam Bahtsul Masail tersebut dibahas tentang siapa yang bertanggung jawab atas kerusakan yang ditimbulkan dari bencana gelombang Tsunami, gempa bumi, tanah longsor, banjir dan luapan lumpur, serta wajibkah pihak terkait membayar ganti rugi dari kerusakan tersebut. Dalam Komisi Tanfidliyah dibahas masalah tentang terbentuknya pengurus Jamiah Thoriqoh Al-Mu’tabaroh An-Nahdliyah, disampaikan KH. Abdul Bar Chalid sebagai Ketua Idaroh Syu’biyyah di Kabupaten Sumenep, meminta mewaspadai berkembangnya aliran-aliran sesat dan membentuk pengurus di tingkat MWC maupun Ranting NU guna menangkal aliran sesat tersebut. ( Mur,Ong )