Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 14-12-2007
  • 412 Kali

Pengurus Besar NU Adakan Halaqoh Sikapi Masalah Kemiskinan

News Room, Jum’at ( 14/12 ) Masih banyaknya angka kemiskinan di Madura, menjadi perhatian Nahdlatul Ulama (NU). Terbukti, NU mengadakan Halaqoh atau pertemuan selama empat hari, dengan tema Solidaritas Agama-agama Untuk Pengentasan Kemiskinan. Dalam kegiatan itu melibatkan tokoh-tokoh agama, dari Kristen Katolik, Kristen Protestan, Hindu, Budha dan Tokoh Agama dari Konghuchu. Zuhairi Misrawi intelektual muda dari PB NU Jakarta yang menggagas program tersebut mengatakan, pada prinsipnya semua agama memiliki tugas yang sama, yakni misi kemanusiaan. Jika pemuka agama tidak peduli terhadap kemiskinan, berarti agama itu gagal membawa misi kemanusiaan, karena itu sudah saatnya tokoh-tokoh agama, bersatu memikirkan pengentasan kemiskinan di Indonesia. Zuhairi Misrawi yang juga Direktur Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat (P3M) itu menyatakan, ada beberapa faktor yang menyebabkan tingginya kemiskinan, kebijakan global, seperti kebijakan IMF dan Bank Dunia yang cenderung menyebabkan negara-negara berkembang seperti Indonesia terpuruk, selain itu faktor lain, yakni adanya doktrin dari agama kepada masyarakat, seperti bersikap sabar dan tawakkal tanpa memotivasi kreatifitas masyarakat. Pihaknya berharap Ulama dan Kyai turun ke masyarakat untuk merubah doktrin yang berkembang, dengan harapan masyarakat memiliki etos kerja yang tinggi. ( Yasik, Esha )