Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 05-09-2021
  • 1626 Kali

Pengukuhan Pengurus PC Fatayat NU Sumenep, Wabup Eva Sampaikan Poin Penting Ini

Media Center, Ahad (05/09) Semenjak terpilih, akhirnya Pengurus Pimpinan Cabang Fatayat NU Sumenep Periode 2019-2024 resmi dikukuhkan pada Ahad, (05/09/2021) pagi. Acara tersebut dikemas bersamaan dengan Temu Triwulan Pimpinan Cabang (PC)-Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Sumenep, yang ditempatkan di Yayasan Al-Hasanah As-Syafi’iyah Perumahan Batu Kencana Blok J Kecamatan Batuan Sumenep

Nyai Hj Dewi Khalifah, SH, MH, M.Pd, atau Nyai Eva, selaku Wakil Bupati Sumenep dan Pembina Fatayat NU Sumenep, dalam sambutannya menyampaikan beberapa poin penting kepada jajaran pengurus yang baru dikukuhkan tersebut. Seperti persoalan narkoba yang mulai merambah kehidupan para remaja, hingga soal penguatan perekonomian di masa pandemi.

“Saya mendapatkan laporan dari BNK beberapa hari lalu, bahwa ada sekitar 8 anak di bawah umur yang menjadi pecandu narkoba yang perlu direhabilitasi. Jadi ini bisa menjadi salah satu program bagi pengurus Fatayat, baik di tingkat PC maupun PAC, bahwa saat ini narkoba tak hanya dikonsumsi orang dewasa dan berduit. Tapi juga anak remaja, bahkan usianya masih antara 10 hingga 16 tahun, dan bukan dari kalangan mapan secara ekonomi,” kata Wabup Eva.

Menurut Wabup Eva, salah satu penyebab anak-anak di bawah umur itu bersentuhan dengan narkoba hingga menjadi pemakai dan kecanduan, ialah dari faktor pergaulan.

“Jadi umumnya dari faktor pertemanan, lalu meningkat pada coba-coba. Sehingga penting untuk diperhatikan, pergaulan anak-anak kita dengan siapa saja. Perlu ada kontrol yang kuat dari orang tua pada anak-anaknya. Semua pihak juga perlu dilibatkan, tak hanya orang tua pada anak, tapi paman atau bibi pada keponakan, dan kenalan-kenalan lainnya bisa saling menjaga,” imbuhnya.

Efek selanjutnya, menurut Nyai Eva bisa menjurus pada kriminal. Khususnya bagi yang sudah kecanduan. Dalam kasus yang disebutkannya, bahkan ada anak yang nekat menjual barang oran tuanya tanpa izin, hanya untuk membeli barang haram tersebut.

“Sampai ada yang mencuri magic com kepunyaan ibunya, bahkan sampai ada menjual sepeda motor orang tuanya yang masih baru, dan dijual jauh di bawah harga yang semestinya,” terang Wabup.

Mirisnya, bahkan di antara 8 anak tersebut, menurut Wabup ada yang sudah hafidz al-Quran 30 juz, dan hafalannya saat ini justru hilang sejak menjadi pecandu narkoba. “Saat ini mencoba menghafal lagi. Tapi mau menghafal satu surat pendek saja masih kesulitan, mungkin efek kecanduan tersebut. Jadi sekali lagi, mari kita filter keluarga masing-masing, khususnya anak-anak kita ini,” tambah Wabup.

Selain poin tersebut, Wabup juga menyampaikan soal penguatan ekonomi masyarakat yang terpuruk akibat pandemi. Dalam hal ini juga penguatan pendanaan bagi kelangsungan kegiatan organisasi, khususnya bagi kalangan nahdliyin.

“Apa yang bisa bantu, ayo dikomunikasikan. Kalau misalnya kesulitannya dari sisi permodalan, di BPRS sudah kita persiapkan modal usaha tanpa bunga, dengan maksimal pinjaman Rp 5 juta. Ini untuk usaha mikro yang diharapkan mulai bangkit lagi akibat pandemi,” jelasnya.

Wabup mencontohkan bahwa dengan turunnya level PPKM di Sumenep, terdapat peluang yang bisa diambil dalam membangkitkan ekonomi mikro. Seperti dibukanya kembali tempat wisata, pusat oleh-oleh, dan dibolehkannya menggelar acara terbatas dengan tetap menggunakan protkes yang ketat.

“Apalagi dalam webinar saya ikuti tiga hari lalu bersama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Pak Sandiaga Uno menyampaikan bahwa Indonesia masih menempati rangking terbesar eksportir makanan. Jadi peluang masih cukup bagus, dan potensi di daerah masing-masing di Sumenep khususnya ini, mari dikembangkan,” ajak Wabup.

Dalam penutupnya, Wabup berharap semua pengurus bisa menjalankan roda organisasi sesuai cita-cita bersama Nahdlatul Ulama.

Perlu diketahui, Pengurus Pimpinan Cabang Fatayat NU Sumenep 2019-2024 diketuai oleh H. Dina Kamilia ST, dan Sekretarisnya Yusnaniyah, SHI. Hadir juga dalam acara tersebut Elly Rosidah dan jajaran Pengurus Pimpinan Wilayah (PW) Fatayat NU Jawa Timur selaku yang mengukuhkan, dan juga Ketua PCNU Sumenep H. Panji Taufiq.

(Han)