News Room, Kamis ( 06/02 ) Masyarakat Kepulauan/Kecamatan Masalembu, harus bersabar tingkat tinggi untuk menikmati pelayanan aliran listrik selama 24 jam. Mesin pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) yang telah disediakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep pada APBD 2013 kemarin, senilai Rp. 1 milyar, hingga awal Pebruari 2014 belum beroperasi. Karena masih menunggu proses finalisasi administrasi dengan mitra Pemkab yang akan dijadikan sebagai pengelolanya. Kepala Kantor Energy dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sumenep, Abd Kahir, SE, MM menjelaskan, untuk pengelola PLTD Masalembu yang baru ini sudah ada dan tinggal mengikuti prosedur pengelolaan daerah. “Pengelolaan PLTD Masalembu memang sudah ada calon mitra kami. Hanya saja masih dalam proses yang tidak bica cepat, harus melalui tahapan-tahapan. Sekarang ini sedang memasuki finalisasi administrasinya,”kata Kahir, Sumenep, Kamis (06/02). Setelah itu, pihaknya akan menyerahkan sepenuhnya urusan teknis pada mitra pengelola tersebut, karena ada beberapa hal harus dilesaikan. “Kami tidak berdiam diri dalam pengurusan PLTD Masalembu, tapi prosedur yang cukup pelik belum selesai. Kalau semuanya sudah beres, mengenai administrasi ini, ya kami akan langsung serahkan urusan teknis pada mitra kami itu,”terangnya. Namun, menurut Kahir, sebelum penglolaan PLTD Masalembu dialihkan kepada pihak lain secara profesional, pihaknya akan memperbaiki jaringan dan Kwh, serta pendataan pelanggan terlebih dahulu. “Jangan sampai pengelolaan yang profesional masih terjadi pencurian listrik. Jadi, perbaikan jaringan dan pendataan pelanggan harus diselesaikan diawal sebelum pelaksanaan penandatangan nota kesepahaman atau MoU dengan pihak pengelola,”ungkapnya. Kahir menargetkan dalam tri wulan pertama tahun 2014 ini, mesin PLTD baru di Masalembu tersebut sudah bisa beroperasi. Dan, selama finalisasi administrasi belum selesai, pihaknya masih menyerahkan sepenuhnya pada Hipla untuk mengelola PLTD yang lama. “Kami akan berupaya semaksimal mungkin agar target itu tercapai. Minimal triwulan pertama tahun ini, warga Masalembu bisa menikmati pelayanan listrik 24 jam, tentunya dengan pengelola yang baru,”tandasnya. Sementara Anggota DPRD Sumenep asal Masalembu, Darul Hasyim Fath mendesak eksekutif, agar tidak berbelit-belit dalam pengoperasian mesin PLTD untuk Masalembu. “Kasihan warga kami terlalu lama menunggu realisasi PLTD yang baru itu,”tegasnya. ( Nita, Esha )