News Room, Selasa ( 10/09 ) Pengoperasian pesawat terbang komersial yang segera akan dilaksanakan di Bandara Trunojoyo Sumenep, dimungkinkan masih akan dlaksananakan setelah dilakukan proses pelaksanaan penebalan landasan pacu penerbangan. Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sumnep, Ir. Hari Kuncoro Pribadi, MM kepda wartawan, Selasa (10/09). Menurutnya, secara teknis memang Sumenep tidak mengetahui persoalan ketebalan landasan Bandara. Namun, ketika dilakukan koordinasi melalui UPT Bandara Trunojoyo dengan pusat, memang masih perlu dilakukan penebalan landasan. “Secara teknis penebalan landasan akan dilakukan melalui anggaran dari APBN, yang akan dimulai tanggal 13 September ini, dan kemungkinan pada bulan Nopember sudah selesai dan bisa digunakan,”ujarnya. Bahkan, tegas Hari Kuncoro, dijadwalkan bulan Nopember setelah selesai pelaksanaan penebalan landasan Bandara, akan dilakukan launching dengan Perusahaan Penerbangan PT. Trans Nusa, untuk penerbangan kapal berkapasitas 20 dan 50 penumpang. Sedangkan ketebalan Bandara yang lama sekitar 900 ml dan yang baru sekitar 1.200 ml, namun masih perlu dilakukan penebalan, sehingga bisa digunakan untuk Bandara komersial. Dan untuk penggunaan kapasitas pesawat yang lebih besar, masih perlu ada penambahan perluasan landasan dan penebalan, yang itu juga masih dilaporkan ke pusat. “Yang jelas, untuk realisasi Bandara komersial ini baru bisa dilakukan untuk rute Sumenep-Surabaya. Selanjutnya, kita tunggu kebijakan pusat dengan upaya pembebasan lahan yang sudah dilakukan Pemerintah Kabupaten Sumenep,”tambahnya. ( Ren, Esha )