News Room, Jum’at (16/05) Persediaan bahan bakar minyak (BBM), baik premium maupun solar di kepulauan Kangean, saat ini memang sedang ada persoalan. Sebab, pengiriman BBM ke kepulauan sementara ini dibatasi, mengingat kebutuhan di wilayah daratan dirasa belum tercukupi. Namun, diperkirakan mulai Senin besok, pengiriman ke kepulauan akan kembali normal. Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten Sumenep, H. Achmad Sadik, S.Sos mengakui, jika pengiriman BBM ke kepulauan Kangean tersendat, karena stok BBM yang ada di masing-masing SPBU dikhususkan bagi konsumen wilayah daratan. “Jika daratan sudah tercukupi, baru pengiriman ke kepulauan dilakuan,†ujarnya. H. Achmad Sadik menerangkan, aturan itu terpaksa dilakukan, untuk menghindari kelangkaan BBM di wilayah daratan, mengingat adanya rencana pemerintah menaikkan harga BBM. Sebab, dikhawatirkan, kalau kepulauan dilayani seperti biasanya, stok untuk daratan kekurangan. “Saya takutkan justru akan terjadi penimbunan, terkait rencana kenaikan harga BBM,†terangnya. H. Achmad Sadik menjelaskan, selama ini sebenarnya untuk kepulauan memang ada aturan khusus, jika pembelian BBM tidak disertai adanya HO dari Muspika setempat, tidak akan dilayani. “Apabila HO dari Muspika sudah ada, berapapun jumlah BBM yang dibutuhkan akan diiberikan, asalkan wilayah daratan sudah tercukupi,†tegasnya. ( Nita,Esha )