Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 11-06-2012
  • 426 Kali

Penghargaan Adiwiyata Diserahkan Di SMPN Manding

News Room, Senin ( 11/06 ) Penyerahan Penghargaan Adiwiyata di SMP Negeri Manding senin, (11/06) mendapat sambutan meriah dari masyarakat setempat disepanjang jalan menuju Sekolah. Para siswa-siswi juga ambil bagian menyambut Adiwiyata, dengan cara pawai sepeda 1 kilometer sebelum SMP Negeri Manding. Drs. Farid Mahudi, M.Pd, kepala SMP Negeri Manding mengatakan, keberhasilan meraih pengharagaan ini adalah keberhasilan semua pihak yang telah mendukung dan memberi perhatian penuh terhadap lingkungan di SMP Negeri Manding, baik siswa para guru, Dinas Pendidikan dan Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Sumenep. Ditegaskan pula bahwa pihaknya siap menjalin kerjasama, bermitra dengan sekolah-sekolah sekitar untuk mengembangkan sebuah program kepedulian tentang lingkungan. Camat Manding, Eko Junaidi, S.Sos, M.Si, dalam sambutannya menyampaikann selamat atas diraihnya penghargaan Adiwiyata ini dengan harapan agar sekolah-sekolah lain belajar ke SMP Negeri Manding agar kelak muncul Adiwiyata-Adiwiyata yang lain. Ia juga berpesan, agar prestasi ini ditingkatkan guna meraih penghargan yang lebih tinggi yaitu Adiwiyata Mandiri. Selama ini banyak penanganan sampah yang keliru, yaitu dimusnahkan dengan cara dibakar, sehingga menimbulkan pemanasan global yang berujung pada perusakan ozon, demikian Kepala BLH, Ir. H. Hari Patriyadi, MT menjelaskan, sehingga kini pihaknya tengah mengembangkan sebuah program pro lingkungan, yaitu Bank Sampah. Dirinya menjelaskan bahwa setiap anak yang datang ke Bank Sampah yang terkletak di Jl. Lontar dengan membawa beberapa sampah plastik, akan ditukar dengan uang dan dapat diambil setiap minggu, sehingga uangnya dapat digunakan untuk membeli keperluan sekolah. Selain itu kehadirannya ke SMP Negeri Manding juga menyerahkan bantuan 2 unit troli sampah, serta 3 unit pilah sampah yang terdiri dari tempat samapah basah, kering dan sampah medis. Berbeda dengan sambutan-sambutan sebelumnya Kepala Dinas Pendidikan mengingatkan agar Pihak Sekolah tidak hanya fokus pada lingkungan saja tetapi hendaknya masalah mutu pendidikan juga ditingkatkan mengingat saat ini mutu pendidikan di Kabupaten Sumenep masih tergolong tertinggal dibanding dengan Pamekasan. Walau diakuinya bahwa sampah saat ini merupakan isu nasional yang terus dibicarakan sehingga keberadaannya berguna bagi masyarakat. ( Jhon, Esha )