News Room, Sabtu ( 24/11 ) Kekayaan alam yang memiliki potensi obyek wisata di Kabupaten Sumenep, seperti halnya Pantai Lombang, Pantai Slopeng dan sejumlah tempat wisata lainnya, merupakan kekayaan yang tidak dimiliki semua Kabupaten/Kota di Indonesia. Potensi yang dimiliki tersebut perlu terus dijaga, dilestarikan dan dikembangkan, sehingga potensi wisata tersebut akan semakin diminati oleh para wisatawan, baik regional hingga internasional. Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep, Drs. H. Moh. Saleh, M.Si ketika mewakili Bupati Sumenep pada pembukaan Perkemahan Wisata Bhakti Pemuda Kabupaten Sumenep 2012 di Pantai Lombang, Jumat sore (24/11) mengungkapkan, pengelolaan obyek wisata perlu penanganan serius, sehingga Kabupaten Sumenep bisa menjadi daerah wisata. “Apalagi di Sumenep cukup banyak tempat wisata, khususnya di sejumlah kepulauan di Sumenep, yang tidak kalah dengan tempat-tempat wisata seperti Bali dan sebagainya,”ujarnya. Bahkan, rencananya di kepulauan Sapeken, tepatnya di Pantai Sitabok, akan dijadikan tempat wisata religi. Karena wisatawan dari negara-negara muslim, seperti Pakistan yang datang ke Indonesia, tidak akan ke Bali, sehingga perlu mengembangkan sarana dan prasarana yang ada disana, dengan membangun banyak musholla misalnya, yang nuansanya Islami dan berbeda dengan tempat wisata yang lain. Ditambahkan, untuk merealisasikan wisata religi perlu dikemas sedemikian rupa, agar betul-betul sesuai dengan keinginan wisatawan serta bisa diterima oleh masyarakat sekitar. Apalagi, Kabupaten Sumenep mayoritas muslim, sehingga tidak akan menerima jika ada pengembangan tempat wisata sama dengan di Bali. Yang menjadi perhatian pengembangan wisata di Kabupaten Sumenep, yakni wisata religi, wisata kuliner dan wisata bahari. Dan, potensi tersebut dimiliki oleh Kabupaten Sumenep. Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Sumenep, Drs. Bambang Iriyanto, M.Si, dengan kegiatan Wisata Bhakti Pemuda diharapkan kecintaan dan peran pemuda terhadap tempat wisata di Sumenep akan memberikan andil yang nyata bagi pengembangan wisata di Sumenep. Peserta perkemahan sebanyak 140 peserta dari 14 kelompok dari sejumlah lembaga pendidikan SMA dan Perguruan tinggi di Kabupaten Sumenep. Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan pemberian bantuan sejumlah bibit kelapa dan cemara kepada Kepala Desa Lombang. ( Ren, Esha )