Sumenep-Infokom News Room : Dengan ditetapkannya Tim Teknis atau Petugas Pelaksana Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2T-P2A) diharapkan dapat berjalan sinergi dan optimal sesuai tugas dan fungsinya. Hingga pada akhirnya mampu memberikan kontribusi nyata bagi terwujudnya keadilan dan kesetaraan gender serta wahana kegiatan pelayanan terpadu pemberdayaan perempuan melalui programnya. Hal itu ditegaskan Bupati Sumenep, KH. Moh. Ramdlan Siraj, SE, MM pada pembukaan sosialsiasi dan peresmian pembentukan Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak di Hotel Utami Sumekar Sumenep, Selasa (27/09). Menurut Bupat, P2T-P2A hendaknya mampu menghimpun berbagai pelayanan bagi perempuan dan anak, baik itu yang disediakan pemerintah maupun organisasi masyarakat dalam suatu sarana yang mudah dijangkau. Bahkan terbentuknya pengelola P2T-P2A secara moral dan yuridis, mempunyai tangung jawab, diantaranya meningkatkan partisipasi masyarakat didalam memanfaatkan pelayanan terpadu pemberdayaan perempuan dan meningkatkan fasilitas jenis layanan sektor pemerintah. Sedangkan Kepala Dinas Kesejahteraan Sosial Kabupaten Sumenep melalui Kasubdin Pemberdayaan Perempuan, Hj. Trisnawati, S.Sos, MM berharap kekerasan yang menimpa kaum perempuan dan anak bisa ditangani secepatnya secara paripurna. ( Yasik, Esha )