Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 10-12-2005
  • 554 Kali

PENGELOLA KIOS SOUVENIR DIDEPAN LABANG MESEM, MENGELUH

Sumenep-Infokom News Room : Sejak diserahkannya pengelolaan kios souvenir oleh Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Bappeda kepada pihak pengelola, yakni Keluarga Keraton, dalam hal ini Perfas Sumenep beberapa waktu lalu, ternyata dikeluhkan oleh sebagian besar pengguna kios tersebut. Pasalnya, sejak mereka menggunakan dan mengelola kios tersebut hingga kini ternyata sepi pengunjung, baik lokal maupun dari luar Kabupaten Sumenep. Sehingga persediaan soevenir, berupa berbagai hasil kerajinan dan makanan khas Sumenep yang mereka gelar, sedikit sekali yang laku, bahkan banyak yang sudah rusak atau kadaluarsa. Seperti yang dituturkan salah seorang pengguna kios tersebut, yakni Asnawi, kepada News Room dirumahnya, Sabtu (10/12), pada awalnya ia sangat menginginkan untuk menggunakan kios itu, karena sebelumnya ia menggunakan lahan untuk berjualan berbagai kebutuhan para wisatawan itu, didepan Labang Mesem. Namun, karena kios souvenir yang dibangun disebelah Labang Mesem itu telah selesai, maka mereka dan teman-teman sesama pedagang diberikan kesempatan untuk menggunakannya. Selanjutnya Asnawi yang menanggung 2 puterinya yang masih duduk dibangku SD dan SMP ini mengatakan, karena kios yang digunakannya sejak beberapa bulan itu selalu sepi pengunjung, maka ia dan teman-temannya dengan sangat terpaksa untuk meninggalkan kios tersebut, dan mencari lahan baru disekitar trotoar Taman Adipura dengan menggelar dagangannya pada sore hingga malam hari. Hal ini dilakukan hanya semata-mata untuk meringankan beban ekonomi keluarga dan anak-anaknya yang sangat mendesak, sebab untuk membiayai kebutuhan kedua puterinya itu, setiap harinya harus menyediakan uang minimal sebesar Rp. 25.000,00 belum lagi kebutuhan lainnya. ( JuP-02, Esha )