Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 12-02-2018
  • 509 Kali

Pengamanan Pilgub Jatim 2018 Di Sumenep Kisruh

Media Center, Senin ( 12/02 ) Pengamanan Pilgub Jawa Timur tahun 2018 di Kabupaten Sumenep, Madura kisruh. Itu terjadi di depan Masjid Jamik saat gerombolan warga melakukab demonstrasi, Senin (12/02).

Para pendemo pun terlibat bahu hantam dengan aparat Polres Sumenep. Karena massa semakin tidak bisa dikendalikan, akhirnya polisi melepaskan semprotan water canon ke pendemo, sehingga mereka bisa dipukul mundur.

Beruntung dalam peristiwa itu tidak sampai memakan korban jiwa ataupun yang terluka, baik dari pihak kepolisian maupun para perusuh. Walaupun sempat bentrok dan perkelahian pecah.

"Kerusuhan yang terjadi di sisi barat Taman Adipura setempat itu merupakan bagian simulasi pengamanan Pilkada serentak yang rencananya akan digelar Juni 2018 mendatang," kata Kapolres Sumenep, AKBP Fadillah Zulkarnaen, Senin (12/02).

Dalam simulasi itu diperagakan para perusuh yang membuat gaduh mulai dari masa kampanye, proses pemungutan suara, hingga memprotes selisih hasil perhitungan suara saat dilakukan rekapitulasi tingkat KPU.

Simulasi pengamanan Pilkada 2018 itu disaksikan langsung Kapolres Sumenep, AKBP Fadillah Zulkarnaen, Dandim 0827, Bupati Sumenep, KH. A. Busyro Karim, Plt Sekda Sumenep, R. Idris, sejumlah politisi dan pimpinan Forkopimda setempat.

"Kita sengaja gelar simulasi untuk melatih kesiapan anggota dalam mengamankan pelaksanaan Pemilu," tuturnya.

Personil yang disiagakan dalam pengamanan pelaksanaan Pilkada Jatim berjumlah 823 personel siap diturunkan.

"Ada 823 personel siap diterjunkan, baik di daratan maupun wilayah kepulauan di setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS)," pungkasnya. ( Nita, Esha )