Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 19-10-2006
  • 668 Kali

PENETAPAN 1 SYAWAL 1427 HIJRIYAH TUNGGU HASIL RUKYATUL HILAL

Sumenep-Kominfo News Room : Penetapan jatuhnya 1 Syawal atau Hari Raya Idul Fitri 1427 Hijriyah masih menunggu tanggal 22 Oktober, karena saat itu pemerintah menurunkan tim untuk melakukan rukyatul hilal (melihat bulan). Kepala Humas Kantor Wilayah Departemen Agama Jawa Timur, Drs. Joko Surono, MM ditemui di Kantornya Juanda, Rabu (18/10) mengatakan, untuk penentuan 1 Syawal 1427 Hijriyah, pemerintah masih menunggu hasil rukyatul hilal yang akan dilakukan pada Minggu (22/10). “Kami telah menurunkan tim untuk melakukan rukyatul hilal 22 Oktober 2006 mendatang dan kami telah bekerja sama dengan Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Jatim. Apabila ada salah satu anggota tim rukyatul hilal melihat bulan, maka 1 Syawal langsung dapat diputuskan. Sebelumnya anggota tim tersebut harus disumpah melalui PTA,” ujarnya. Dikatakan Surono, dalam rukyatul hilal pihaknya telah berkoordinasi dengan instansi terkait dan telah diputuskan 11 obyek titik pantauan (rukyat), yakni Tanjung Kodok, Uki Condro Gresik, Pantai Awar-Awar Tuban, Menara Masjid Al-Akbar Surabaya, Halipet Auri Malang, Pantai Serang Blitar, Pantai Mleman Lumajang, Pantai Pasekban Kencong Jember, Pantai Trenggulasi Banyuwangi, Pantai Ambal Tlanakan Pamekasan, Pantai Kangean Sumenep. Ketua MUI Jatim, Abdul Somad Buckhori mengatakan, mengenai penentuan 1 Syawal pihaknya menyerahkan sepenuhnya pada putusan pemerintah. Di Indonesia yang mayoritas Islam, putusan Hari Raya Idul Fitri sebaiknya diserahkan kepada pemerintah, karena pemerintah memiliki tim ahli yang mengerti bidang perhitungan bintang ataupun bulan. Jika dalam putusan pemerintah terdapat perbedaan dengan ormas Islam lain, MUI menyarankan agar umat Islam tetap menjaga ukhuwah, serta jangan sampai ada keresahan satu dengan yang lain. ”Jika ada yang merayakan Idul Fitri tanggal 23 Oktober, silahkan. Saya mengimbau agar lebaran tahun ini tertib dan aman,” katanya. ( JNR, Esha )