Sumenep-Infokom News Room : Meski sebelumnya sempat terhembus kabar jika pemberian bantuan yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Sumenep dan bantuan Gubernur Jatim beberapa waktu lalu, khusus di Desa Karang Anyar, sempat terjadi persoalan karena sebagian menganggap kurang tepat sasaran, akhirnya diklarifikasi oleh Kepala Desa Karang Anyar, H. Asmuni, yang ditemui News Room usai penyerahan bantuan semen dari PT. EMP Kangean Limited di Desa Pinggirpapas Kecamatan Kalianget, Selasa (08/02). H. Asmuni menjelaskan, bantuan yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Sumenep dan Gubernur Jatim kepada masyarakatnya itu seluruhnya berjumlah Rp. 271 juta 500 ribu, memang diakui sebelumnya sempat terjadi ketidak puasan di masyarakat, sebagian karena dianggap kurang tepat sasaran. Namun hal itu diakui H. Asmuni telah dapat diantisipasi dari Pemerintahan Desa dan Camat Kalianget. Dengan cara bagi yang tidak puas dapat diatasi dengan adanya bantuan-bantuan lainnya dari luar, baik dari PT.Garam, Gapeknas dan Korpri Kabupaten Sumenep, termasuk juga dari beberapa penyumbang yang mengatas namakan Partai Politik di Sumenep. “Tambahan bantuan tersebut dialokasikan kepada orang yang memang membutuhkan bantuan, karena dana bantuan yang diberikan sebelumnya sebagian kurang memadai untuk membangun kembali rumah mereka yang rusak akibat angin Putting Beliung itu� ujar H. Asmuni meyakinkan. Dia juga mengaku sangat bersyukur dengan adanya tambahan bantuan berupa semen, sehingga akan semakin mengurangi beban masyarakat yang tertimpa musibah itu. Untuk diketahui, dari informasi yang berhasil dihimpun dilapangan, munculnya persoalan bantuan di Desa Karang Anyar itu, karena adanya perubahan jumlah bantuan yang diberikan itu tidak mengikuti daftar yang sudah ada, namun maunya menyesuaikan dengan kondisi kerusakan yang ada dilapangan, sehingga sempat terjadi tarik menarik yang akhirnya kembali mengikuti daftar yang ada, namun sebagian mereka yang menerima agak besar seikhlasnya memberikan pada yang kebagian kecil. ( Ren, Esha )