News Room, Kamis ( 26/01 ) Baru terpasangnya sebagian kecil sarana penerapan pembuatan Elektronik Kartu Tanda Penduduk (E-KTP) secara massal dikabupaten Sumenep, membuat pelaksanaannya sulit teralisasi bulan Pebruari 2012. Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Sumenep, Adnan, SH menjelaskan, hingga saat ini sarana yang baru terpasang dalam penerapan E-KTP hanya parabola sebagai alat untuk mengirim data dari Kecamatan ke pusat. “Parabola baru terpasang disebagian kecamatan saja dan itu baru didaratan. Untuk kepulauan masih belum tersentuh. Tapi, bagi kepulauan kami akan siapkan genset, karena listrik disana (kepulauan, Red), nyala pada malam hari. Sedangkan pelayanan E-KTP siang hari, sehingga kami sediakan genset,”katanya. Untuk pembuatan E-KTP ini, kata Adnan, membutuhkan aliran listrik relatif tinggi. Sehingga pihaknya memasang kilometer listrik dengan kekuatan 3.500 wat. “Listrik yang terpasang dengan kekuatan 3.500 wat, itu diwilayah daratan, untuk dikepulauan harus memakai genset karena memang tidak ada PLN,”terangnya. Masih minimnya ketersediaan sarana tersebut, Adnan mengaku pesimis penerapan E-KTP bisa terlaksana pada Pebruari 2012 ini. “Meski demikian E-KTP di Sumenep harus berjalan pada tahun ini. Sementara waktu, kami sekarang melakukan pendataan bagi warga yang wajib KTP,”ujarnya. Walaupun pelaksanaan E-KTP diperkirakan molor, namun Dispendukcapil Sumenep meyakini tetap terlaksana sesuai keinginan bersama, pada tahun 2012. ( Nita, Esha )