Media Center, Selasa ( 30/05 ) Meskipun sudah dilakukan sosialisasi ke beberapa eks Kawedanan yang ada
di Kabupaten Sumenep, soal penebusan beras sejahtera (rastra), ternyata
belum banyak Desa yang melakukan penebusan rastra tersebut sesuai kuota
yang disediakan pemerintah melalui gudang Bulog setempat.
Kepala
Bagian Perekonomian Setdakab Sumenep, Drs. Mustangin, M.Si, kepada Media
Center, Selasa (30/05) mengakui, jika penebusan rastra oleh
masing-masing Tim Rastra yang ada di Desa masih relatif sedikit. Yakni
berkisar 18 persen dari jatah yang seharusnya sudah ditebus, terhitung
bulan Januari hingga Mei 2017 ini.
“Sebenarnya kami sudah
melakukan sosialisasi, agar penebusan rastra bisa dilakukan oleh
masing-masing Desa sesuai jatah masing-masing Desa,”ungkapnya.
Dikatakan, kendala yang dihadapi berkaitan dengan kurang minatnya
penebusan rastra, diakui mantan Camat Gapura ini, masih seperti alasan
sebelum-sebelumnya. Karena itu, Mustangin berharap para Tim Rastra di
masing-masing Desa bisa segera melakukan koordinasi di tingkat Desa,
agar masyarakatnya bisa segera menikmati rastra.
“Kami harapkan
Desa segera melakukan penebusan rastra, karena saat ini sudah memasuki
bulan puasa, tentunya kebutuhan masyarakat hingga lebaran nanti akan
bertambah,”tandasnya.
Sekedar diketahui, hingga saat ini beberapa
Desa di Kecamatan yang melakukan penebusan rastra, yakni Kecamatan
Ambunten, Batuputih, Dasuk, Bluto, Ganding, Pragaan, Saronggi, Rubaru,
Lenteng, Giligenting, Nonggunong, dan Kecamatan Raas. ( Ren, Esha )