News Room, Selasa ( 13/11 ) Penebusan raskin Kabupaten Sumenep yang dilakukan Desa di 27 Kecamatan hingga saat ini belum tuntas seluruhnya, karena hingga bulan ini ada sejumlah Desa yang belum menyelesaikan penebusannya. Kelala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten Sumenep, Drs. H. Saiful Bahri, M.Si seusai acara monitoring dan evaluasi raskin 2012 di Kecamatan Kalianget, Selasa (13/11) mengatakan, penebusan raskin yang dilakukan Desa se Kabupaten Sumenep hingga bulan Nopember 2012 ini, baru mencapai 75 persen, mengingat masih ada Desa yang belum menebus jatah raskinnya, terutama Desa yang pagu Rumah Tangga Sasaran Penerima Manfaat (RTSPM) terbaru ada pengurangan pagunya. ”Desa yang mengalami penurunan pagu RTSPM berdasarkan hasil pendataan PPLS 2011 memang tingkat penebusannya masih rendah, karena ada kendala, tapi Desa yang tidak mengalami penurunan RTSPM cukup bagus penebusan raskinnya,”ungkapnya. H. Saiful Bahri menyatakan, berdasarkan data Kecamatan yang belum menebus jatah raskin terutama pada bulan Juni 2012 hingga saat ini, yakni Kecamatan Batuan dan Kecamatan Kangayan. Namun yang jelas, pihaknya berharap Tim Raskin Kecamatan di 2 Kecamatan tersebut melakukan pendekatan terhadap Tim Raskin Desa agar mau untuk menebusan raskin dalam waktu dekat ini. ”Kami harapkan Tim Raskin Kecamatan berkoordinasi dengan Kepala Desa untuk sesegera mungkin melakukan penebusan, karena RTSPM sangat membutuhkan jatah raskinnya. Begitu juga Desa yang menunggak pembayaran raskinnya untuk menyelesaikan, supaya tidak ada hambatan dan kendala dalam proses penebusan raskinnya,”ungkapnya. ( Yasik, Esha )