News Room, Jum’at ( 15/04 ) Penebusan raskin pada bulan Maret 2011 yang dilakukan 27 Kecmatan belum tuntas 100 persen, sebab masih ada sejumlah Kecamatan yang belum menenus jatah raskinnya. Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten Sumenep, Drs. H. Syaiful Bahri, M.Si mengatakan, sebanyak 5 Kecamatan memang masih ada yang belum menebus raskin pada bulan Maret 2011, yakni 2 Kecamatan diantaranya Kecamatan Batuan, dan Kecamatan Manding, serta Kecamatan di kepulauan, yakni Kecamatan Gayam, Giligenting, dan Kecamatan Masalembu. Pihaknya sudah meminta pada 5 Camat tersebut untuk segera menebus jatah raskinnya pada bulan Maret secepatnya mengingat saat ini sudah memasuki bulan April 2011. sehingga rumah tangga sasaran penerima manfaat bisa menikmati jatah raskinnya. ”Kami sudah meminta Camat untuk segera berkoordiansi dengan masing-masing Kepala Desanya untuk menebus jatah raskin bulan Maret 2011, itu dilakukan agar kebutuhan beras masyarakat miskin bisa tercukupi,”tegasnya. H. Syaiful Bahri menyatakan, untuk penebusan jatah raskin pada bulan April 2011 yang dilakukan oleh Kecamatan, hingga saat ini dari 27 Kecamatan hanya sebanyak 9 Kecamatan saja yang sudah mulai menebus jatah raskinnya, sedangkan 18 Kecamatan lainnya belum melakukan penebusan. ”Kecamatan yang menebus raskin bulan April 2011, yakni Kecamatan Ambunten, Batang-batang, Dasuk, Dungkek, Kalianget, Pragaan, Rubaru, Sapeken, dan Kecamatan Talango,”ungkapnya. H. Syaiful Bahri mengungkapkan, secara umum serapan raskin yang dilakukan oleh 27 Kecamatan di Kabupaten Sumenep sangat rendah, dibandingkan serapan raskin yang dilakukan oleh Kabupaten lainnya di Madura. ”Secara global serapan raskin Kabupaten Sumenep, berdasarkan laporan Sub Divre Bulog Madura sebesar 56 persen, dan angka tersebut terendah di Madura,”imbuhnya. ( Yasik, Esha )