Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 23-02-2015
  • 534 Kali

Pendidikan Dan Latihan MTQ I Di Kabupaten Sumenep 2015

News Room, Selasa ( 24/02 )  Al-Quran sebagai petunjuk dan tuntunan bagi manusia dalam kehidupan di dunia hingga akhirat nanti. Al-Quran tidak hanya berisi soal keimanan, tapi juga berisi soal kehidupan, ilmu, sosial dan lain sebagainya secara universal. Bahkan, di dalam Al-Qur’an juga mengajarkan bagaimana memberi maaf dan saling bekerjasama dalam kebaikan. 

Hal tersebut diungkapkan Wakil Bupati Sumenep, Dr. Ir. H. Soengkono Sidik, S.Sos, M.Si pada pembukaan Pendidikan dan Latihan (Diklat) Musyabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) I Kabupaten Sumenep 2015, di Sanggar Kegiatan Daerah (SKD) Batuan Sumenep, Selasa (24/02).

Karena itu pihaknya berharap, Al-Quran terus disosialisasikan, khususnya bagi anak sejak usia dini.

“Untuk itu, anak harus terus selalu di dekatkan dengan Al-Quran dan terus dibimbing, sebab ketika anak jauh dari Al-Quran, maka akan kering dan jauh dari tuntunan agama Islam,”ungkapnya.

Wakil Bupati Sumenep ini juga berharap proses seleksi MTQ benar-benar jujur dan selektif, agar terpilih orang yang benar-benar mumpuni dan merupakan orang terbaik dari yang terbaik, sehingga nantinya bisa menunjukkan prestasinya di ajang MTQ Jawa Timur 2015 di Banyuangi.

Sementara pelaksanaan Diklat MTQ I kali ini berlangsung mulai tanggal 23 hingga 26 Februari 2015 di SKD Batuan. Pada kegiatan seleksi tersebut didampingi oleh oleh 8 Dewan Hakim dari Propinsi Jawa Timur, dan 15 orang Dewan Hakim Kabupaten Sumenep. Sedangkan untuk peserta Diklat MTQ I diikuti oleh 175 Juara terbaik 1 dan 2 dari semua cabang tingkat Kecamatan yang terdiri dari wilayah daratan sebanyak 17 Kecamatan, sedangkan wilayah kepulauan sebanyak 7 Kecamatan. Yang tidak dapat juara adalah Kangayan dan Sapeken.

Untuk cabang, jenis dan golongan MTQ, diantaranya Tilawatul Quran yang masuk golongan tartil, anak-anak, remaja, dewasa, dan cacat netra sebanyak 81 orang. Cabang Hifdzil Quran untuk golongan juz 1 dan tilawah, juz 5, juz 10, juz 20, dan juz 30 sebanyak 32 orang.

Dan untuk cabang Tafsir Quran yang meliputi Bahasa Arab, Indonesia dan Inggris sebanyak 4 orang. Untuk cabang Famil Quran sebanyak 18 orang, cabang Syahril Quran sebanyak 12 orang, cabang Khatmil Qur’an dengan golongan naskah, dekorasi dan mushaf sebanyak 21 orang, dan cabang Makalah Ilmiah Qur’an sebanyak 7 orang. ( Ren, Esha )