Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 28-05-2012
  • 3115 Kali

Pencuri Motor Dibakar Hidup-Hidup, Keluarga Korban Datangi Polres

News Room, Senin ( 28/05 ) Sebanyak 8 orang warga Desa Keles, Kecamatan Ambunten, mendatangi Polres Sumenep, Senin (28/05) siang. Mereka merupakan keluarga Jumaksir alias Dul Maksir (30), warga setempat, yang tewas dibakar massa pada Sabtu (26/05) kemarin. Kepala Desa Keles, Moh. Arif mengatakan, dirinya sengaja mendatangi Polres Sumenep, untuk mengantar keluarga korban meminta polisi mengusut tewasnya Jumaksir, yang dinilai terlalu kejam. “Keluarga korban tidak terima atas kematian Jumaksir, karena tidak cukup bukti dia dituduh sebagai pelaku pencuri sepeda motor. Apalagi sampai dibakar, bagi keluarganya tindakan itu sangat kejam. Makanya keluarga korban minta keadilan pada pihak berwajib guna mengusut kasus tersebut,”kata Arif, di Polres Sumenep, Senin (28/05). Bahkan, Menurut Arif, pihak keluarga korban sangat menyesalkan atas tindakan main hukum sendiri yang dilakukan massa. “Ini kan negara hukum. Mestinya semua persoalan diserahkan pada kepolisian, apalagi tidak ada barang bukti yang dicuri, kenapa harus dibakar hingga meningga l?,”ungkapnya. Sementara, Kabag Operasional Polres Sumenep, Kompol Edy Purwanto mengungkapkan, bahwa kasus tewasnya Jumaksir masih dalam penyelidikan. “Kami tidak diam, penyelidikan masih berlangsung. Sudah tiga saksi yang diperiksa tim penyidik Polres Sumenep. Tapi, kendala di lapangan adalah ungkapan kaliamat Tak Oneng (tidak tahu) yang diberikan oleh warga disekitar tempat kejadian perkara (TKP),”terangnya. Meski demikian, kata Edy, pihaknya akan tetap berusaha mengusut kasus tersebut hingga tuntas. “Tolong kami beri waktu. Kasus ini menyangkut orang banyak, tidak mungkin dalam waktu singkat bisa diketahui pelaku pembakaran korban. Apalagi, hasil koordinasi dengan reskrim korban tidak punya catatan tindak kriminal,”ungkapnya. Sebelumnya, Jumaksir alias Dul Maksir (30), warga Desa Keles, Kecamatan Ambunten, Kabupaten Sumenep, tewas dibakar hidup-hidup oleh massa, pada Sabtu (26/05) kemarin. Informasi dilapangan, Jumaksir memang diincar warga karena dicurigai kerap melakukan pencurian sepeda motor, sehingga ketika diketahui melintas di Desa Kalebbengan, Kecamatan Rubaru, dengan mengendarai sepeda motor pinjaman, warga langsung meneriaki maling dan mengejar hingga Desa Pakondang. Saat tertangkap, Jumaksir dihajar massa dengan batu dan kayu, yang akhirnya disiram bensin dan dibakar hingga tewas. ( Nita, Esha )