Sumenep-Kominfo News Room : Pencak silat mempunyai ciri khas yang sangat berbeda dengan olahraga lainnya, karena olahraga pencak silat itu memiliki etika sesuai dengan budaya dan karakter bangsa Indonesia. Penyebaran olah raga pencak silat yang tidak banyak memerlukan sarana itu, ternyata dapat menyentuh langsung terhadap kehidupan masyarakat yang paling bawah. Hal ini ditegaskan Ketua Panitia Pelaksana Pertandingan Olahraga Pencak Silat, Drs. H. Asmariyanto, di sela-sela pertandingan, Selasa malam (14/08) di Lapangan Gotong Royong Sumenep. Lebih lanjut H. Asmariyanto yang juga sebagai Pengurus Cabang Persinas ASAD Kabupaten Sumenep mengatakan, bahwa Pencak silat adalah satu-satunya olah raga yang lahir di Indonesia yang perlu ditumbuh berkembangkan serta dihidupkan oleh masyarakat Indonesia itu sendiri. Mengingat olah raga pencak silat lahir dan tumbuh di Indonesia, maka diharapkan, kepada pemerintah daerah maupun masyarakat agar lebih memperhatikan keberadaan olahraga pencak silat itu, sehingga masyarakat dapat mencintainya terhadap budayanya sendiri. Adapun pelaksanaan pertandingan Pencak Silat dimaksudkan, untuk ikut memeriahkan HUT ke 62 Kemerdekaan RI tahun 2007 di Kabupaten Sumenep disamping mencari bibit atlit, khususnya di cabang olahraga Pencak Silat. Sedangkan peserta yang ikut pada bertanding itu, sebayak 113 peserta putera dan puteri, masing-masing adalah, untuk tingkat Pra Remaja sebayak 51 peserta Pa/Pi, tingkat Remaja sebanyak 49 peserta Pa/Pi dan untuk kelompok seni Bela diri beregu sebanyak 5 pasang dan peserta tunggal sebanyak 7 orang peserta. ( Soek, Esha )