Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 08-05-2006
  • 643 Kali

PENANGKAPAN IKAN DENGAN KAPAL PORSEIN KEMBALI MARAK

Sumenep-Kominfo News Room : Aktivitas penangkapan ikan dengan menggunakan kapal porsein, kini kembali marak diperairan Sapeken. Akibat kehadiran alat tangkap porsein itu, masyarakat nelayan setempat merasa dirugikan. Badrul Aini anggota Dewan asal kepulauan mengatakan, masyarakat nelayan setempat saat ini mulai resah, sebab semenjak beroperasinya kapal porsein dari Jawa Tengah dan Jawa Barat, hasil tangkapan nelayan tradisional mulai berkurang. Untuk mencegah timbulnya reaksi dari masyarakat seperti di daerah lain, menurut Badrul Aini, alangkah baiknya apabila pihak terkait secepatnya mengambil langkah konkret. Sementara itu Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Sumenep, Ir. Heri Kuncoro Pribadi menerangkan, pihaknya selama ini sudah berupaya menangani persoalan alat tangkap porsein yang beroperasi diperairan Sumenep, hanya saja yang menjadi benang merah inti persoalan alat tangkap porsein ini, bukan masalah peralatan tangkapnya, melainkan pengoperasiannya yang melanggar aturan dan ketentuan. Ir. Heri Kuncoro menjelaskan, penggunaan alat tangkap porsein sesuai dengan SK Menteri Pertanian Nomor 352 tahun 1999 tentang jalur penangkapan ikan, khusus alat tangkap porsein, untuk panjang jaring 150 meter daerah operasinya 3 hingga 6 mil, begitu pula jika panjang jaringnya diatas 150 meter harus beroperasi diatas 6 mil. Ir. Heri Kuncoro berharap, dalam menyelesaikan persoalan itu masyarakat tidak melakukan perbuatan anarki, akan tetapi menyerahkan persoalan itu kepada Muspika setempat. ( Yasik, Esha )