News Room, Rabu ( 22/02 ) Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW oleh Direktorat Kepemudaan Program Jaringan Usaha Rakyat (Pojur) dikemas dalam bentuk berbeda dengan peringatan Maulid yang dilaksanakan secara umum. Yakni dengan melaksanakan Sarasehan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan tema “Merajut Kepemimpinan Nabi Membentuk Pemuda Berjiwa Profetik.” Ketua Pelaksana Sarasehan, Ajimuddin kepada News Room disela-sela kegiatan Sarasehan, Rabu (22/02) di Hotel Safari mengungkapkan melalui kegiatan maulid yang dikemas dengan sarasehan ini diharapkan dapat memberikan pandangan tentang profil Nabi Muhammad SAW dengan prospektif yang berbeda dengan pandangan yang selama ini hanya diketahui secara Ummudiyahnya saja. “Jadi pandangan ummat Islam yang selama ini terkait dengan halal-haram, najis-suci, dan sebagainya, diharapkan lebih memiliki perspektif lain, bagaimana proses menggali sifat sosial dalam praktek hidup Nabi,”ujarnya. Dijelaksan, fenomena yang terjadi saat ini terkadang terjadi fanatisme terhadap kyai yang kadang mengalahkan Kitab dan Sunnah Rasul. Bahkan, ironisnya seringkali hanya dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi dengan berlindung kepada ajaran Agama. Sementara itu, sebagai pembicara dalam sarasehan tersebut, KH. A. Panji Taufik, dari Kecamatan Guluk-guluk yang juga Ketua PCNU Sumenep, dan Abdul Wahid, S.Ag dari Kabupaten Pamekasan yang juga lulusan STITA An-Nuqoyah Guluk-guluk. Sedangkan peserta sarasehan terdiri dari para pemuda dari berbagai Kecamatan di Sumenep, Karang Taruna, Organisasi Pemuda, Pengurus Osis SMA/MA dan Mahasiswa di Sumenep. ( Ren, Esha )