Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 13-07-2010
  • 435 Kali

Pemohon Beasiswa Lebihi Kuota, Hingga Mencapai 3.500 Orang

News Room, Selasa ( 13/07 ) Ribuan mahasiswa calon penerima bantuan beasiswa dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2010 dipastikan tidak mendapatkan kucuran dana bantuan tersebut. Sebab pemohon bantuan tersebut, membludak dan melebihi kuota penerima bantuan yang terakomodir di APBD. Kepala Bidang Perencanaan Pembangunan Sosial Budaya Bapedda Kabupaten Sumenep, Abd. Rahman Riadi mengatakan, mahasiswa pemohon bantuan beasiswa yang dinyatakan lulus seleksi administrasi mencapai 3.500 orang, sedangkan jumlah kouta mahasiswa penerima bantuan yang dialokasikan APBD sebanyak 500 orang. Akibat jumlah mahasiwa pemohon bantuan tidak sebanding dengan kuota yang tersedia di APBD, tentu saja dipastikan sebanyak 3.000 mahasiswa tidak menerima bantuan. Sebanyak 3.500 pemohon tersebut perincianya adalah pemohon PMDK sebanyak 113 orang, mahasiswa lokal yang berasal dari universitas di Kabupaten Sumenep 1.651 orang, mahasiswa yang berasal dari universitas luar daerah sebanyak 991 orang, pemohon untuk skripsi sebanyak 393 orang, dan pemohon untuk S-2 sebanyak 88 orang. ”Berdasarkan kesepakatan Tim Koordinasi penerima bantuan beasiswa, untuk memenuhi jatah 500 orang dari 3.500 pemohon, diputuskan beberapa jumlah penerima berdasarkan pengajuannya. Untuk PMDK dari 113 orang pemohon, ditentukan yang menerima bantuan sebanyak 50 orang, mahasiswa lokal dari 1.651 orang pemohon diputuskan yang menerima bantuan sebanyak 185 orang, mahasiswa interlokal dari 991 orang pemohon, yang menerima bantuan sebanyak 205 orang, pemohon untuk skripsi dari 393 orang pemohon yang menerima bantuan sebanyak 50 orang, dan pemohon untuk S-2 dari 88 orang pemohon, yang menerima sebanyak 20 orang,”tegasnya. Abd. Rahman Riadi mengungkapkan, pihaknya berupaya agar alokasi dana bantuan beasiswa tersebut mendapat tambahan dana untuk 500 orang melalui PAK tahun ini. Apabila dana tambahan tersebut mendapat persetujuan dari DPRD Sumenep, tentu penggunaan dananya akan disediakan bagi siswa pemohon yang belum menerima bantuan. ”Untuk menentukan 500 orang tambahan penerima bantuan, kami tidak membuka lagi pendaftaran, namun langsung menentukan penerima bantuan dari sisa 3.000 pemohon yang tidak menerima bantuan, berdasarkan ranging pemohon yang sudah ditentukan,”ungkapnya. ( Yasik, Esha )