Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 09-09-2020
  • 637 Kali

Pemkab Sumenep Programkan Padat Karya, Berdayakan Masyarakat Terdampak Covid-19

Media Center, Rabu ( 09/09 ) Pemerintah Kabupaten Sumenep memberikan perhatian serius terhadap masyarakat khususnya bagi yang terdampak pandemi Covid-19, karena sangat berdampak terhadap perekonomian masyarakat. Untuk itu penganggaran program padat karya akan menjadi perhatian Pemkab dalam upaya pemberdayaan masyarakat.

Bupati Sumenep, Dr. KH. A. Busyro Karim, M.Si, mengaku akan memperhatikan program padat karya dalam penganggaran APBD Kabupaten Sumenep, sehingga nantinya memberikan peluang kepada warga yang terdampak pandemi Covid-19 seperti halnya mereka yang diberhentikan kerja dan pulang sehingga tidak memiliki penghasilan.

“Bukan berarti mereka nantinya harus menjadi pekerja keras, namun tetap memiliki pekerjaan yang baik sesuai bidang kemampuan mereka,” ungkap Bupati Sumenep, usai mengikuti Sidang Paripurna di DPRD setempat, Rabu (09/09/2020).

Dikatakan, pada tahun ini anggaran belanja penanganan pandemi Covid-19 sangat luar biasa, termasuk anggaran yang digunakan untuk pelaksanaan Pilkada oleh KPU Sumenep, seperti halnya kewajiban melaksanakan rapid test bagi para penyelenggara Pilkada dan sebagainya. Karenanya dampak ekonomi juga menjadi perhatian serius bagaimana memberdayakan kembali ekonomi masyarakat.

Sementara Ketua DPRD Kabupaten Sumenep, KH. Abdul Hamid Ali Munir, SH, mengaku akan mendukung program yang dilakukan eksekutif khususnya dalam upaya penanganan dan penanggulangan dampak pandemi Covid-19 khususnya di Bumi Sumekar ini.

“Kami akan dukung upaya eksekutif dalam melaksanakan kegiatan penganggaran atas dampak pandemi Covid-19, karena memang sangat urgent untuk dilakukan,” tandasnya.

Karena itu, menurut Politisi PKB ini berharap pada masyarakat untuk tetap mendukung upaya yang telah dilakukan pemerintah khususnya dalam mencegah merebaknya Covid-19 yang sebenarnya hingga saat ini masih terus meningkat hingga ke pelosok desa. Karenanya meskipun sudah new normal tidak boleh sampai lengah untuk tetap mematuhi aturan protokol kesehatan sehingga penyebaran Covid-19 tidak sampai meluas.

“Jangan mengira pandemi Covid-19 ini sudah habis, kita tetap harus mengikuti protokol kesehatan agar keadaan yang sudah membaik ini tidak kemudian disia-siakan,” tambahnya. ( Ren, Fer )