Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 04-01-2013
  • 542 Kali

Pemkab Sumenep Minta Tim SAR Mencari Posisi Kapal

News Room, Jumat ( 04/01 ) Untuk mencari dan mengetahui posisi tenggelamnya kapal motor LCT Lestari Agung, Pemerintah Kabupaten (pemkab) Sumenep, melaui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, melakukan koordinasi dengan BPBD Provinsi Jawa Timur dan Basarnas. Kepala BPBD Sumenep, Achmad Fadillah, menjelaskan, sesuai informasi yang diterimanya, bahwa Jumat (04/01) pagi, tim SAR sudah berangkat dari Surabaya menuju Pulau Masalembu, sebagai lokasi sementara dugaan tenggelamnya KM LCT Lestari Agung. “Kita berkoordinasi dengan Tim SAR, karena merupakan kejadian luar biasa yang posisinya berada tengah laut disekitar perairan karamian, Pulau Masalembu, Sumenep. Ini tidak bisa dijangkau oleh petugas yang berada di wilayah daratan, dan laut adalah ranah tim SAR,” kata Fadillah, Jumat (04/01). Fadillah menerangkan, sambil menunggu informasi dari tim SAR, pihaknya terus berkomunikasi dengan Camat Masalembu, untuk mengetahui kondisi dua anak buah kapal (ABK) yang selamat. “Berdasarkan keterangan sementara dari 2 ABK itu, KM LCT Lestari Abadi tersebut, mengangkut peralatan pertambangan migas, dari Samarinda ke Jakarta. Tapi, ketika melintasi perairan Karammian (Pulau Masalembu), tiba-tiba lampu kiri kapal bocor dan akhirnya tenggelam,” terangnya. Sebelumnya, tenggelamnya KM LCT Lestari Abadi ini, diketahui setelah nelayan Masalembu menemukan 2 ABK, yakni Erlapadang dan Rizal, keduanya berasal dari Sulawesi Selatan, saat terapung diperairan setempat. Kapal naas yang sedang mengangkut peralatan pertambangan migas dari Samarinda (Kalimantan Timur) menuju Jakarta itu, berpenumpang 12 ABK. 2 diantaranya selamat dan 10 ABK lainnya bersama bangkai kapal, hingga saat ini belum diketahui keberadaanya. ( Nita, y02k )