Media Center, Senin ( 13/11 ) Pemerintah Kabupaten Sumenep terus berupaya melakukan motivasi dan
pendekatan ke semua Desa untuk segera melakukan penebusan beras untuk
masyarakat sejahtera (Rastra).
Plt Kepala Sub Bagian Sarana
Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten Sumenep, Muhammad Suharjono,
kepada wartawan, Senin (13/11) mengungkapkan, penebusan raskin yang
masih minim banyak terkendala keuangan Desa, sehingga khusus bulan ini
Pemerintah Propinsi Jawa Timur akan membantu Desa-desa yang belum
melakukan penebusan dengan model jaminan, sehingga diharapkan para
Kepala Desa bisa segera melakukan penebusan sebelum akhir tahun,
meskipun saat ini Kepala Desa juga berusaha untuk mengumpulkan dana
penebusan rastra.
"Pemkab Sumenep saat ini juga menyiapkan teknik
sesuai aturan penebusan rastra, yaitu bagi Desa yang tidak melakukan
penebusan dengan membuat surat pernyataan alasan tidak melakukan
penebusan," ungkapnya.
Menurutnya, selama ini distribusi rastra
sudah sesuai dengan Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) dan Petunjuk Tekhnis
(Juknis) dari pusat, namun untuk memberikan pemahaman kepada Desa,
Pemkab juga sudah melakukan monitoring atau kontak langsung dengan
seluruh perangkat Desa, utamanya bagi Desa yang minim penebusan
rastranya.
Karena itu untuk bulan ini, Pemprop memberikan
kemudahan kepada Desa yang belum melakukan penebusan rastra dengan model
jaminan, sehingga dengan adanya kebijakan tersebut tidak ada alasan
bagi Desa untuk tidak melakukan penebusan rastra.
"Jaminan
penebusan rastra dari Pemprov Jatim, untuk Kecamatan Manding menjadi
atensi khusus Pemkab, karena saat ini masih nol penebusan, dan
sedikitnya saat ini ada 7 Desa yang sudah melakukan penebusan
rastra,"tandasnya. ( Ren, Esha )