News Room, Rabu ( 09/01 ) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, melakukan kerjasama dengan penanda tanganan nota kesepahaman atau MoU (Memorandum of Understanding), pada Rabu (09/01) sore, diruang VIP Rumah Dinass Bupati. Kegiatan itu dalam rangka mengembangkan dan meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) bidang pendidikan, khususnya tenaga kependidikan/guru di Kabupaten Sumenep. Penandatanganan MoU tersebut, dilakukan langsung oleh Bupati Sumenep, Drs. KH. A. Busyro Karim, M.Si dan Rektor Universitas Adi Buana Surabaya, Sutiyono, SH, MM, yang dihadiri Wakil Bupati Sumenep, Ir. H. Soengkono Sidik, S.Sos, M.Si, Plt Sekretaris Daerah, Drs. Hadi Soetarto, M.Si, Assisten Pemerintahan, Assisten Administrasi Umum, Kepala BKPP, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Kabag Lingkup Sekretariat Daerah, Pimpinan STKIP-PGRI, serta segenap civitas Akademika Universitas Adi Buana. Plt Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep, Drs. Hadi Soetarto, M.Si mengatakan bahwa kerjasama ini untuk meningkatkan kompetensi guru yang diharapkan para tenaga didik di Kabupaten Sumenep minimal memiliki ijazah Strata Satu (S1). Bahkan, Plt Sekda juga melaporkan jumlah guru di Kabupaten Sumenep, baik Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun non PNS, sekitar 22.584. “Diharapkan kerjasama dengan Universitas Adi Buana Surabaya melalui pengembangan pendidikan dan pelatihan ini, nantinya para guru di Sumenep akan memiliki kompetensi minimal S1,”katanya. Sementara Rektor Universitas Adi Buana Surabaya, Sutiyono, SH, MM, mengucapkan terima kasih kepada Bupati Sumenep, beserta seluruh jajarannya yang telah melakukan kerjasama serta memberikan dukungan dalam bidang pengembangan SDM bagi guru di Kabupaten Sumenep. “MoU dengan Pemkab Sumenep, merupakan yang kesekian kalinya. Karena, sebelumnya kami sudah bekerjasama dengan daerah lainnya, seperti Kabupaten Sidoarjo, Situbondo, Bondowoso, Lamongan, Pamekasan, dan Kupang Nusa Tenggara Timur (NTT),”terangnya. Sedangkan, Bupati Sumenep, KH. A. Busyro Karim, mengapresiasi kerjasama tersebut sebagai langkah konkrit untuk pengembangan SDM bagi guru di Kabupaten Sumenep. “Kami berharap, dengan adanya kerjasama ini, kualitas guru menjadi semakin meningkat. Dan, kami juga menekankan agar MoU tersebut tidak hanya sekedar formalitas saja. Artinya, moment kerjasama ini kedepan bisa menjadikan masyarakat Sumenep, khususnya tenaga pengajar lebih cerdas,”ungkapnya. ( Nita, Esha )