Media Center, Jumat ( 01/09 ) Pemerintah Kabupatn Sumenep berhasil mengumpulkan 139 ekor hewan qurban
pada penyembelihan dan penyaluran hewan qurban Idul Adha 1438 Hijriyah.
Rinciannya, pengumpulan hewan qurban yang dilakukan melalui Dinas
Sosial Kabupaten Sumenep sebanyak 39 ekor, dan pengumpulan hewan qurban
oleh Kecamatan se Kabupate Sumenep sebanyak 100 ekor.
Wakil Bupati
Sumenep, Achmad Fauzi mengatakan, pengumpulan hewan qurban yang
dilakukan Pemerintah Daerah bisa bertambah jumlahnya setiap tahun,
supaya penerima bantuan semakin banyak jumlahnya.
”Kami berharap,
semoga tahun demi tahun jumlah hewan qurban itu bertambah, tapi yang
jelas kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah
mempercayakan penyaluran hewan qurbannya kepada Pemerintah Daerah,”kata
Wakil Bupati saat pemotongan dan penyaluran hewan qurban Idul Adha 1438
Hijriyah di halaman Kantor Bupati Sumenep, Jumat (01/09).
Wakil
Bupati menyatakan, qurban mengajarkan semangat solidaritas sosial.
Ibadah qurban merupakan manifestasi kepedulian sosial, ketika seseorang
menanggalkan ego pribadi, tentu memudahkannya memiliki kepedulian
sosial. Inilah sebenarnya semangat ajaran qurban yang terus dilaksanakan
oleh umat Islam untuk mendidik pribadi memiliki komitmen dan
solidaritas sosial yang tinggi.
“Islam adalah agama yang sangat
menekankan harmoni sosial melalui bangunan solidaritas yang kuat, guna
mendidik seseorang memiliki simpati, empati, dan respek
sosial,”tegasnya.
Wakil Bupati mengungkapkan, ibadah qurban
mengajarkan kemuliaan manusia. dengan totalitas dedikasi Nabi Ibrahim
untuk memenuhi kewajibannya untuk mendapatkan kompensasi derajat
kemuliaan manusia.
“Misalnya, dengan mengorbankan ego dirinya
sendiri demi kemaslahatan bersama. Mengorbankan ego pribadi merupakan
salah satu bentuk menjaga harmoni sosial. Tidak bisa dibayangkan, jika
manusia mempertahankan ego masing-masing dalam pergaulan sosial,”pungkas
politisi PDI Perjuangan ini.
Sementara Kepala Dinas Sosial
Kabupaten Sumenep, Drs. H. R. Achmad Aminollah, M.Si mengatakan, hasil
pengumpulan hewan qurban yang dilakukan lembaganya sebanyak 39 ekor,
dengan rincian sapi sebanyak 15 ekor, dan kambing 24 ekor, sedangkan
pengumpulan hewan qurban oleh 16 Kecamatan dari 27 Kecamatan se
Kabupaten Sumenep yakni sebanyak 100 ekor, rinciannya sapi sebanyak 62
ekor, dan kambing 16 ekor.
“Kami berkoordinasi dengan Dinas
Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Sumenep untuk memeriksa
kondisi hewan qurban itu, apakah layak disembelih atau tidak, termasuk
memeriksa sapi, apakah ada yang produktif atau tidak. Alhasil dari
pemeriksaan itu, hewan qurban baik sapi dan kambing sudah layak
disembelih dan tidak ada sapi produktif dari hasil pengumpulan hewan
itu,”tegasnya. ( Yasik, Esha )