News Room, Selasa ( 09/06 ) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) tahun anggaran 2015, mengucurkan bantuan peralatan terhadap 688 Industri Kecil dan Menengah (IKM), Selasa (09/06).
"Penyerahan bantuan peralatan ini untuk mendukung usaha para pelaku IKM supaya bisa berkembang dengan baik. Sebab, IKM memegang peranan penting perekonomian sebuah bangsa atau daerah, khususnya dalam menyediakan lapangan kerja dan usaha,"kata Bupati Sumenep, Dr. KH. A. Busyro Karim, M.Si Selasa (09/06).
Menurut Bupati, jika dilihat dari berbagai aspek, potensi industri dan perdagangan di Sumenep makin mencerahkan dan potensial. PDRB Sumenep dibidang perdagangan, merupakan penyumbang terbesar ke dua setelah sektor pertanian yang mencapai 22,83 persen.
"Di Sumenep terdapat sekitar 5.952 unit industri kecil yang menyerap rata-rata tenaga kerja sebanyak 93.160 orang. Selain itu, ada juga industri rumah tangga 966 unit yang menyerap tenaga kerja 11.152 orang," terangnya.
Sementara Kepala Disperindag Sumenep, Drs. H. Saiful Bahri, M.Si mengungkapkan, setiap tahun anggaran untuk peningkatan industri kecil dan menengah terus ditingkatkan.
Pada tahun 2014 lalu, ada 34 kegiatan dan IKM yang dibantu 446 IKM dengan alokasi dana sebesar Rp. 4,1 milyar. Sedangkan ditahun 2015 meningkat menjadi Rp. 6,8 milyar dengan 55 kegiatan untuk 688 IKM.
"Artinya terdapat kenaikan anggaran sebesar Rp. 2,7 milyar atau sekitar 167 persen. Sedangkan jumlah IKM yang dibantu juga mengalami kenaikan sebanyak 242 IKM atau 154 persen,"ungkapnya.
H. Saiful menambahkan, bantuan peralatan bagi 688 IKM tersebut akan diberikan secara bertahap. Dan diharapkan bantuan ini dimanfaatkan seoptimal mungkin, sehingga akan terjadi peningkatan kapasitas dan kualitas produksi yang ada akhirnya meningkatkan kesejahteraan para pelaku IKM. ( Nita, Esha )