Media Center, Kamis ( 12/12 ) Pemerintah Kabupaten Sumenep berkomitmen menjadikan Kecamatan sebagai basis pembangunan dan tulang punggung pelayanan melalui inovasi program Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN).
“Sejak tahun 2012, pemerintah daerah telah menerapkan program PATEN yang merupakan satu-satunya dan pertama kali melaksanakan program ini, sehingga PATEN di Sumenep menjadi rujukan bagi Kabupaten lain,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumenep, Ir. Edy Rasiyadi, M.Si pada Penerimaan Tim Penilai Tahap III Sinergitas Kinerja Kecamatan Tingkat Provinsi Jawa Timur di Pendopo Kecamatan Rubaru, Kamis (12/12/2019).
Dia menyatakan, Kabupaten Sumenep, berkat program PATEN pada tahun 2014 meraih top 33 inovasi pelayanan publik dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), sehingga mendapat kesempatan mengikuti kompetisi The United Nations Public Service Awards (UNPSA) 2015 yang diselenggarakan oleh PBB di Kolombia.
“Kecamatan di Sumenep terus melakukan inovasi terhadap program PATEN ini, seperti di Kecamatan Rubaru menelorkan inovasi "Sare Bu Rosmala Maoss Sapora" yang terdiri dari 4 inovasi, yakni Salembar Lastare (Sare), Rabhu Proses Sampe’ Roma Lastare atau Bu Rosmala, pendampingan OSS atau MAOS dan sarana PATEN online Rubaru atau Sapora,” ujar Sekda Edy Rasiyadi.
Sekda mengungkapkan, sejatinya berbagai inovasi yang digerakkan di Kecamatan se-Kabupaten Sumenep, bukan sekedar untuk mengejar penghargaan, namun yang paling utama adalah untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Sumenep.
“Meskipun, Kecamatan targetnya bukan meraih penghargaan, namun upaya yang dilakukan untuk pengembangan inovasi PATEN ini, mendapat apresiasi berbagai pihak, seperti Kecamatan Rubaru meraih prestasi sebagai Juara I Madura Award kategori Kecamatan Paling Menonjol Bidang Pelayanan Publik,” ujarnya.
Pada tahun ini, Kecamatan Rubaru termasuk salah satu dari lima Kecamatan di Jawa Timur, yang berkesempatan meraih penghargaan sinergitas kinerja Kecamatan tingkat Provinsi Jawa Timur tahun 2019.
Tim penilai tahap III sinergitas kinerja Kecamatan tingkat Provinsi Jawa Timur tiba di Kecamatan Rubaru, Kamis (12/12/2019), untuk melakukan cek lapangan setelah Kecamatan setempat masuk dalam lima besar.
Pada kesempatan tersebut, Kecamatan Rubaru memamerkan hasil produk unggulan masyarakat setempat, dan Sekretaris Daerah Edy Rasiyadi bersama tim penilai meninjau sejumlah stand kerajinan masyarakat dan UMKM.
“Sebuah lembaga, organisasi maupun OPD/Kecamatan menuai keberhasilan dalam melaksanakan program, tentu saja tidak bisa berdiri sendiri, namun harus ada tangan-tangan terampil dan kreatif yang memolesnya, salah satunya adalah Camat,” pungkas Sekretaris Daerah Ir. Edy Rasiyadi, M.Si. ( Yasik, Fer )