News Room, Kamis ( 16/06 ) Pemerintah Kabupaten Sumenep mulai mengkarantina qori dan qoriah duta Kabupaten Sumenep, sebagai persiapan terakhir menghadapi Musyabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) XXIV Propinsi Jawa Timur 2011 di Kota Madiun. Kepala Bagian Kemasyarakatan Sekretariat Daerah Kabupaten Sumenep, Chainur Rasyid, SE, M.Si, Kamis (16/06) mengatakan, kafilah duta Kabupaten Sumenep yang mengikuti proses karatina sebagai persiapan terakhir sebanyak 38 qori/qoriah. Pihaknya memulai karantina bagi kafilah duta kabupaten sumenep sejak siang hari ini (Kamis 16/06) hingga besok malam (jumat 17/06) dihotel utami. Dalam proses karantina tersebut, qori dan qoriah mendapat bimbingan dari tim pendamping diantaraya dan pematangan mental qori dan qoriah, agar bisa tampil maskimal. ”Selama karantina, ada beberapa hal yang diberikan pada kafilah tersebut, diantaranya pematangan persiapan mental, agar mereka tidak tampil grogi serta pembekalan materi lainnya. Untuk pematangan mental dan pembekalan materi pada qori/qoriah dilakukan oleh masing-masing Tim Pendamping, sedangkan pembekalan kegiatan yang dilaksanakan di MTQ tersebut oleh Kepala Kementrian Agama Kabupaten Sumenep,”tegasnya. Chainur Rasyid menyatakan, sebelum mengkarantina kafilah duta Kabupaten Sumenep, pihaknya sudah melakukan pembinaan pada kafilah tersebut selama 4 hari di 4 lokasi, yakni di Pamekasan, Sampang, Surabaya dan Sidoarjo. Pihaknya menargetkan pada MTQ XXIV Jawa Timur di Kota Madiun itu, Kabupaten Sumenep masuk dalam nominasi 10 besar, untuk itu diharapkan dukungan dan doa masyarakat, agar kafilah duta Kabupaten Sumenep mampu meraih prestasi terbaik. ”Kami mohon doa dan dukungan warga masyarakat Sumenep, agar kafilah duta Kabupaten Sumenep bisa meraih juara, setidaknya masuk dalam nominasi 10 besar. Dijadwalkan keberangkatan kafilah duta Kabupaten Sumenep menuju Kota Madiun pada malam Juma’t (17/06),”ungkapnya. ( Yasik, Esha )