Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 25-08-2020
  • 629 Kali

Pemkab Sumenep Gelar Pemantapan PMPRB, PMPZI Dan SAKIP

Media Center, Selasa ( 25/08 ) Pemerintah Kabupaten Sumenep mengadakan Rapat Koordinasi Pemantapan Penilaian Mandiri Pelaksanaan Reformasi Birokrasi (PMPRB), Penilaian Mandiri Pelaksanaan Zona Integritas (PMPZI) dan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) bagi pimpinan OPD di lingkungan pemerintah setempat di Kantor Bupati, Selasa (25/08/2020).

Bupati Sumenep, Dr. KH. A. Busyro Karim, M.Si manyampaikan, penilaian Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Kabupaten Sumenep lima tahun terakhir sejak tahun 2014 hingga 2019 mengalami peningkatan.

“Nilai SAKIP pada tahun 2014 adalah 53,40 predikat CC, tahun 2015 nilainya 50,50 predikat CC, tahun 2016 nilainya 50,14 predikat CC. Sedangkan untuk tahun 2017 mendapatkan nilai 60,12 predikat B, tahun 2018 nilainya 67,58 predikat B dan tahun 2019 mendapatkan nilai 68,50 dengan predikat B,” jelas Bupati saat membuka acara pemantapan.

Pemerintah Kabupaten Sumenep terus melakukan langkah-langkah strategis untuk perbaikan baik itu SAKIP, Reformasi Birokrasi dan Pembangunan Zona Integritas, sehingga pada tahun 2018 untuk reformasi birokrasi mendapat nilai 55,29 dengan predikat CC dan pada tahun 2019 nilainya 60,83 predikat B.

“Yang jelas, kami terus berusaha melakukan langkah konkret supaya keberhasilan itu tidak hanya bersifat angka saja, tetapi benar-benar memberikan dampak positif bagi pemerintahan,” imbuh Bupati dua periode ini.

Bupati mengungkapkan, pihaknya juga melakukan pencanangan pembangunan zona integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) pada tanggal 20 Mei 2019 bersamaan dengan Hari Kebangkitan Nasional.

“Itu dilakukan dalam upaya meningkatkan penyelenggaraan pemerintah yang bersih, akuntabel, efektif dan efisien serta untuk meningkatkan kinerja pelayanan,” pungkasnya.

Untuk itulah melalui pemantapan ini, seluruh peserta mampu meningkatkan kinerja sesuai tugas dan fungsinya di masing-masing OPD.

“Saya harapkan pimpinan yang hadir mengikuti pemantapan ini tidak hanya sekedar datang secara fisik, tetapi berefek positif untuk peningkatan kinerjanya,” pungkas Bupati dua periode ini. ( Yasik, Fer )