Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 09-10-2016
  • 570 Kali

Pemkab Sumenep Dukung Santri Perangi Narkoba Dan Radikalisme

News Room, Senin ( 10/10 ) Bupati Sumenep, Dr. KH. A. Busyro Karim, M.Si melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep, Drs. Hadi Soetarto, M.Si, pada Deklarasi Santri Pelopor Anti Narkoba dan Radikalisme, di Depan Masjid Agung Sumenep, Senin (10/10), mengaku prihatin terhadap maraknya peredaran narkoba di Indonesia khususnya di Kabupaten setempat, yang saat ini sudah menjadi zona merah.

“Jumlah pengguna narkoba di Kabupaten Sumenep terus meningkat, dan pada tahun 2016, jumlah kasus narkoba telah mencapai 55 kasus,” terang Hadi Soetarto.

Menurutnya, meningkatnya penyalahgunaan narkoba di Sumenep salah satunya karena faktor geografis Kabupaten Sumenep yang memiliki banyak kepulauan. Karena itu, pemerintah Kabupaten Sumenep terus bertekad memerangi narkoba, yang salah satu bentuk komitmen dengan adanya Perda Nomor 15 Tahun 2013 Tetang Pencegahan dan Pengalahgunaan Narkoba.

Disamping itu, perang terhadap radikalisme juga menjadi komitmen Pemerintah Kabupaten Sumenep. Karena itu pihaknya berharap kepada seluruh elemen untuk bersama-sama turut serta menyelesaikan persoalan berat tersebut. Sebab, jika dibiarkan akan semakin mengancam keutuhan NKRI.

Karena itu, pihaknya sangat berterima kasih dengan adanya Deklarasi Santri Pelopor Anti Narkoba dan Radikalisme, yang didukung pula Polres Sumenep, sehingga perang terhadap narkoba dan radikalisme semakin kuat dan bisa diantisipasi mulai dari Pondok Pesantren yang ada di Kabupaten Sumenep.

“Kami yakin dengan dukungan pesantren akan semakin kuat memerangi narkoba dan radikalisme, karena narkoba dan radikalisme merupakan musuh kita bersama.”tambahnya.

Sementara itu, hadir dalam acara Deklarasi yang juga penandatanganan bersama Santri Pelopor Anti Narkoba dan Radikalisme, mulai dari ribuan santri dari perwakilan Kecamatan dan Pondok Pesantren di Sumenep, beserta para Kiai, Ketua DPRD Sumenep, H. Herman Dali Kusuma, Kapolres Sumenep, AKBP H. Joseph Ananta Pinora, S.IK. M.Si, Dandim Sumenep, Letkol Inf. Budi Santosa, Ketua MUI, KH. Safraji, dan Kepala Kemenag H. Shadik, Ketua NU Sumenep, KH. Panji Taufik, Ketua Muhammadiyah, Moh. Yasin dan Ketua BNN Kabupaten Sumenep, Bambang Sutrisno. ( Ren, Fer )