Media Center, Jum’at ( 12/09 ) Pemerintah Kabupaten Sumenep bersama Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura melakukan penandatanganan kesepakatan bersama berkaitan dengan berbagai kegiatan di Bumi Sumekar.
Pelaksanaan Penandatanganan Kesepakatan Bersama itu, dilakukan langsung Bupati Sumenep, Dr. KH. A. Busyro Karim, M.Si dengan Rektor IAIN Madura, Dr. H. Mohammad Kosim, M.Ag, di Ruang VIP Rumah Dinas Bupati, Jum’at (13/09/2019).
Bupati mengatakan, pihaknya menyambut baik nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan IAIN Madura atas dedikasi dan komitmennya terhadap pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas dengan berbasis pada penguatan aspek-aspek agama di Kabupaten Sumenep.
“Mudah-mudahan dengan penandatanganan MoU terjalin komunikasi yang baik agar bisa bersinergi dan berkontribusi untuk saling membangun di segala bidang melalui jajaran Pemerintah Kabupaten Sumenep,” tegasnya.
Bupati menyatakan, sebelumnya pemerintah daerah sejatinya telah bekerjasama dengan IAIN Madura, hanya saja bentuknya tidak dilakukan secara kelembagaan, namun secara pribadi beberapa dosen perguruan tinggi itu terlibat dalam penyusunan materi buku ajar wajib diniyah untuk siswa SD hingga SMA.
“Diharapkan dengan MoU itu lebih mudah melakukan kerja sama untuk berbagai kegiatan, seperti di bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat agar memberikan kontribusi yang bermanfaat,” tutur Bupati dua periode ini.
Pemerintah Kabupaten Sumenep senantiasa mendukung setiap inovasi dalam rangka mempercepat akselerasi pembangunan daerah, sehingga kesepakatan bersama itu hendaknya secepatnya ditindaklanjuti.
“Yang jelas, kami selalu membangun kerja sama dengan semua pihak termasuk perguruan tinggi dengan berbagai programnya yang membutuhkan sentuhan SDM berkualitas, seperti di sektor kesehatan, pembangunan desa, pertanian, serta Koperasi dan UKM,” tandas Bupati Dr. KH. A. Busyro Karim, M.Si.
Sejumlah kesepakatan Pemerintah Kabupaten Sumenep dengan IAIN Madura di antaranya bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat untuk meningkatkan kualitas SDM.
Sementara Rektor IAIN Madura, Dr. H. Mohammad Kosim, M.Ag, mengungkapkan, pihaknya bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Sumenep, karena daerahnya paling luas di Madura yang membutuhkan kajian mendalam untuk mendorong proses pembangunan daerah.
“Kami setelah MoU segera berkomunikasi dengan Bapedda Sumenep apa yang perlu dilakukan untuk penelitian di bidang pengembangan kependidikan ilmu agama dan pemberdayaan masyarakat,” jelasnya.
Ia menambahkan, mahasiswa IAIN Madura jumlahnya sebanyak 9.750 mahasiswa, rinciannya 60 persen berasal dari Kabupaten Pamekasan, 25 persen dari Kabupaten Sumenep dan sisanya berasal dari Kabupaten Sampang dan Bangkalan.
“Dengan adanya mahasiswa Sumenep di IAIN Madura membuat kami dari dulu ingin membangun kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Sumenep. Semoga dengan kerja sama itu berdampak positif terhadap pembangunan terutama SDM-nya,” pungkasnya. ( Yasik, Fer )