Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 24-03-2006
  • 586 Kali

PEMKAB SUMENEP BERTEKAD SELESAIKAN PERSOALAN RASKIN

Sumenep-Infokom News Room : Adanya dugaan penyimpangan raskin tahun 2005, menjadi perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Sumenep, terbukti untuk penyaluran raskin tahun 2006 ini, Tim Raskin Kabupaten Sumenep akan mengawasi secara selektif pelaksanaan pendistribusiannya. Bahkan untuk menwujudkan tekadnya itu, Kamis (23/03) Tim Raskin Kabupaten Sumenep dengan melibatkan unsur Kepolisian, Kejaksanaan, NU, LSM, Perguruan Tinggi dan Instansi terkait lainnya, menggelar rapat koordinasi. Menurut penjelasan Ketua Bidang Subsidi Beras Untuk Rakyat Miskin, Ir. Moh. Jakfar, MM pendistribusian raskin pada tahun lalu tidak menutup kemungkinan ada persoalan, sebab pihaknya menilai dalam pendistribusian raskin tersebut terkendala beberapa faktor, diantaranya masalah penebusan raskin dari Gudang Dolog dan jatah raskin yang ada tidak sesuai dengan jumlah KK miskin. Menyoal sikap Tim Kabupaten Sumenep terhadap persoalan raskin tahun 2005, Ir. Moh. Jakffar mengemukakan, meskipun tidak ada laporan dari masyarakat kepada Tim Kabupaten, namun pihaknya tetap akan menelusuri persolan itu. Bahkan apabila ditemukan persoalan tidak bisa diselesaikan secara musyawarah, terpaksa pihaknya akan menyelesaikan secara hukum. Oleh karena itu tegas Kabag Sungram Setda Kabupaten Sumenep ini, Tim Raskin Kabupaten, Kecamatan hingga Tim Raskin Desa, lebih efektif dalam pengawasan pendistribusian raskin. Sehingga pendistribusian raskin tahun ini tidak ada lagi penyimpangan. Sementara itu jatah raskin tahun 2006 setiap bulan selama 10 bulan sebanyak 772.680 kilogram dan KK miskin penerima mencapai 128.203 Kepala Keluarga. Dengan demikian jika KK miskin mendapatkan jatah raskin setiap bulannya 15 kilogram, realisasi jatah raskin itu hanya untuk 51.512 KK miskin. ( Yasik, Esha )