News Room, Selasa ( 10/07 ) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, akhirnya memberi suntikan dana operasional pada kapal Dharma Bahari Sumekar (DBS) I, untuk melayani lintasan Kalianget-Kangean dan Sapeken. Wakil Bupati Sumenep, Ir. H. Soengkono Sidik, S.Sos, M.Si menjelaskan, pemberian suntikan dana itu sesuai hasil rapat yang disetujui Bupati Sumenep. Jadi, setiap satu kali berangkat, Pemerintah Kabupaten memberi dana suntikan sebesar Rp. 25 juta pada kapal DBS I. “Semuanya sudah jelas, dan Bupati telah menyetujuinya. Diperkirakan, Senin (10/07) malam, dan paling lambat Rabu (11/07) besok, kapal DBS I akan beroperasi mengangkut penumpang maupun barang dari Pelabuhan Kalianget menuju Kangean dan Sapeken. Suntikan dana sebesar Rp. 25 juta itu, akan dilakukan hingga akhir tahun nanti,”kata Wabup Sumenep, Selasa (10/07). Wabup mengungkapkan, guna melancarkan angkutan laut dilintasan Kalianget-Kangean dan Sapeken, mulai pekan depan kapal DBS I akan beroperasi 3 kali dalam satu minggu. “Ini kan menghadapi bulan Ramadhan dan lebaran, diperkirakan penumpang akan membludak. Makanya, jadwal pemberangkatan kapal DBS I akan ditambah sebanyak 3 kali dalam satu minggu,”terangnya. Pemberian suntikan dana bagi kapal DBS I ini, kata Wabup, merupakan inisiatif Pemkab Sumenep, terhadap macetnya transportasi laut, utamanya ke Kepulauan Kangean, selama hampir 2 bulan. Sedangkan, untuk jalur keperintisan, seperti Masalembu, sudah tidak ada masalah, dikarena jalur tersebut kewenangan Pemerintah Propinsi Jawa Timur, dengan memberangkatkan Kapal Perintis KM Sabuk Nusantara 27. “Mudah-mudahan dengan adanya dana suntikan itu, transportasi laut ke Kepulauan Kangean dan Sapeken, akan lancar. Dan, tidak ada lagi cerita penumpang terlantar di Pelabuhan Kalianget,”ungkapnya. ( Nita, Esha )