Media Center, Minggu ( 25/03 ) Pemerintah Kabupaten Sumenep mengapresiasi kegiatan sosial Pemberian Santunan Kepada Anak Yatim, yang dilakukan Yayasan Al-Bajigur Sumenep, karena kegiatan itu sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat Sumenep.
“Saya sangat mendukung dan bangga dengan kegiatan sosial Yayasan Al-Bajigur yang memberikan santunan kepada anak yatim di Sumenep, apalagi penerima santunan menyentuh semua anak yatim di wilayah Kabupaten Sumenep ini.” kata Bupati Sumenep, Dr. KH. A. Busyro Karim, M.Si pada Silaturrahim dan Pemberian Santunan Kepada 1000 Anak Yatim di Masjid Rahmatullah Perum Permata Resmi, Sabtu (24/03).
Bupati mengakui lembaga atau organisasi masyarakat yang terlibat dalam kegiatan sosial dalam membantu masyarakat kurang beruntung termasuk anak yatim harus mendapat dukungan semua pihak. Karena tidak semua masyarakat ataupun organisasi masyarakat melakukan kegiatan sosial, kecuali hanya orang dan organisasi tertentu memiliki kepedulian kepada masyarakat kurang mampu.
“Saya sampaikan terima kasih kepada donatur Yayasan Al-Bajigur atas kepedulian dan sumbangsihnya kepada anak yatim di Sumenep, semoga amal ibadahnya diterima Allah SWT.” imbuh Bupati dua periode ini.
Bupati mengungkapkan, Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam melakukan akselerasi pembangunan, membutuhkan dukungan semua elemen masyarakat.
Yang jelas, pemerintah daerah senantiasa memanfaatkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sumenep untuk pembangunan masyarakat Sumenep.
“Kami berkomitmen untuk menggunakan dana APBD Kabupaten untuk kepentingan pembangunan masyarakat Sumenep.” pungkas Ketua DPC PKB Sumenep ini.
Sementara itu Pembina Yayasan Al-Bajigur, Januar Efendi menambahkan, pemberian bantuan sosial kepada kaum duafa dan anak yatim hanya untuk menjalin silaturrahim.
Pihaknya melakukan kegiatan itu secara rutin setiap empat bulan sekali untuk mendata masyarakat penerima bantuan.
“Kami melalui pengurus Yayasan di Kecamatan selama 3 bulan turun ke 4 atau 5 Desa untuk mencari dan mendata masyarakat yang berhak menerima bantuan. Setelah terdata semuanya pada bulan ke 4, kami menyerahkan bantuan kepada masyarakat.” tuturnya.
Januar Efendi menegaskan, jumlah penerima santunan bergantung dari kekuatan anggaran dana dari pihak donatur, sehingga jumlah penerima berkisar antara 500 hingga 1000 orang.
Kami menyesuaikan dengan dana yang ada di masing-masing PAC Yayasan Al-Bajigur. Santunan ini tidak hanya untuk masyarakat di Kecamatan daratan saja, melainkan juga masyarakat Kecamatan Kepaluan.( Yasik, Fer )