Media Center, Kamis ( 01/04 ) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur, melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga, pada tahun 2021, menganggarkan dana sebesar Rp35,7 miliar lebih untuk pembangunan jalan di sembilan titik.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Kabupaten Sumenep, Ir. Eri Susanto, M.Si mengatakan, pembangunan jalan di sembilan titik tersebut merupakan peningkatan jalan yang dianggarkan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK).
"Anggaran pembangunan jalan sebesar Rp35,7 miliar lebih itu terdapat di DAK untuk sembilan titik," katanya, Kamis (01/04/2021).
Erik memaparkan, sembilan titik pembangunan jalan tersebar di delapan kecamatan.
Di antaranya Jalan Dasuk Timur-Dasuk Barat dengan pagu anggaran Rp5,2 miliar, Jalan Tambaksari-Desa Bun Barat, Kecamatan Rubaru dianggarkan Rp5,5 miliar.
Selain itu, peningkatan jalan Saronggi-Tanjung dengan pagu anggaran Rp5,7 miliar, jalan Batang-batang-Kolpo, Kecamatan Batang-batang dengan pagu anggaran Rp3,5 miliar.
Sedangkan peningkatan jalan Padike-Cabbiye Kecamatan Talango dianggarkan Rp4,4 miliar, jalan Batas Beringin Kecamatan Dasuk dianggarkan Rp3,4 miliar, jalan Bluto Kecamatan Bluto Rp3,2 miliar, dan peningkatan jalan Aeng Panas Kecamatan Pragaan Rp2,9 miliar.
"Terus untuk DAK Pedesaan satu titik, yakni di Lalangon-Pajenangger dengan anggaran Rp1,6 miliar," paparnya.
Ia juga mengungkapkan, tahun ini lokasi peningkatan atau pembangunan jalan mengalami penyusutan dibandingkan tahun sebelumnya.
Hal itu disebabkan menurunnya pagu anggaran dari tahun sebelumnya Rp90 miliar lebih menjadi Rp15 miliar.
Dan saat ini semua anggaran jalan sudah memasuki tahap lelang di Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kabupaten Sumenep.
Sesuai aturan program kegiatan di atas Rp200 juta harus melalui tender. Apabila tender selesai, pekerjaan segera dilakukan.
"Pekerjaan paling awal bulan Mei mendatang," ungkap Erik. ( Nita, Fer )