News Room, Sabtu ( 25/02 ) Pemerintah Kabupaten Sumenep berusaha membangun sinergi dengan pengurus dan pengelola sejumlah lokasi pariwisata religi, guna peningkatan pelayanan kepada pengunjung. Bupati Sumenep, Drs. KH. A. Busyro Karim, M.Si Sabtu (25/02) mengatakan, sejumlah tempat lokasi wisata religi, yakni Asta Tinggi (kompleks pemakamanan Raja-raja Sumenep), dan Masjid Agung, serta Asta Sayyid Yusuf. Dan pihaknya selama ini tidak mengelola secara langsung sejumlah tempat lokasi wisata religi tersebut. Karena itu, pihaknya berusaha lebih bersinergi dengan para pengurus maupun pengelola sejumlah lokasi tersebut, karena berdampak pada nama baik daerah, sehingga semakin baik pelayanannya, tentunya wisatawan lebih betah di Sumenep. ”Pengunjung itu biasanya mengunjungi 3 lokasi wisata religi tersebut, sekaligus secara bergiliran dan biasanya dimulai dari Asta Tinggi, Masjid Agung, keduanya di Kecamatan Kota Sumenep, dan Asta Sayyid Yusuf di Kecamatan Talango, Pulau Poteran.”tegasnya. Bupati menyatakan, selian itu pihaknya berencana menjadikan sepanjang Jalan Soetomo yang dilalui para pengunjung Masjid Agung menuju Museum Daerah, sebagai Pasar Kaget setiap Minggu supaya mereka bisa berbelanja disitu. Bahkan, pihaknya juga berencana menjadikan sejumlah bangunan tua milik PT. Garam yang berada di Kecamatan Kalianget sebagai lokasi Wisata Kota Tua. "Perencanaan bangunan tua milik PT. Garam sebagai lokasi Wisata Kota Tua itu, karena Kalianget merupakan jalur yang dilewati para pengunjung wisata religi, ketika akan ke Asta Sayyid Yusuf,”ungkapnya. ( Yasik, Esha )