News Room, Jumat ( 13/09 ) Pemerintah Kabupaten Sumenep, melalui Bagian Kesejahteraan Masyarakat (kesmas) Setdakab setempat, menyiapkan anggaran Rp446 juta, untuk membantu biaya transportasi bagi 694 Jemaah Calon Haji, mulai pemberangkatan dari Sumenep menuju embarkasi Juanda, Surabaya, dan pemulangan Jemaah haji dari Surabaya ke Sumenep. Kepala Bagian Kesejahteraan Masyarakat Sekretariat Daerah Kabupaten Sumenep, Chainur Rasyid, SE, MM menjelaskan, besaran anggaran Rp446 juta untuk biaya transportasi jemaah haji itu dialokasikan dalam APBD tahun 2013. “Pengalokasian biaya transportasi jemaah haji tersebut, ada payung hukumnya, yakni Peraturan Daerah Nomor 19 tahun 2011, dalam pokok pemikiran di Lembaran Daerah Kabupaten Sumenep tahun 2012 Nomor 12,”kata Chainur, Jumat (13/9). Anggaran yang ada di APBD ini, lanjut Chainur, tidak diberikan dalam bentuk uang melainkan berupa pelayanan dengan menyediakan fasilitas bus, truk, pengamanan, tim medis dan prosesi pemberangkatan, serta pemulangan jemaah haji. “Bukan uang yang kami berikan kepada jemaah haji. Tapi, penyediaan sarana dan prasarana ketika pemberangkatan dan pemulangan jemaah haji, dari Sumenep menuju Surabaya, pulang pergi (PP),”terangnya. Ia mengungkapkan, sesuai jadwal 694 Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Sumenep akan diberangkatkan pada tanggal 25 September 2013 besok. “Kami sudah menyiapkan 16 bus yang akan mengangkut JCH asal Sumenep, dan 7 truk guna membawa tas sahara. Pemberangkatan lebih awal, karena JCH Sumenep masuk gelombang ke 2 dengan Kelompok Terbang (Kloter) 32 dan 33,”ungkapnya. Titik pemberangkatan JCH Sumenep akan difokuskan di GOR A. Yani, Pangligur Sumenep, pagi hari. “Para JCH Sumenep dijadwalkan masuk asrama haji Sukolilo, Surabaya, pada Rabu (25/9) sore, dan tanggal 26 September, dini hari sudah terbang ke tanah suci mekkah melalui Juanda, Surabaya,”pungkasnya. Sedangkan kepulangan Jemaah Haji Sumenep, dijadwalkan pada tanggal 6 Nopember 2013. ( Nita, Esha )