Sumenep-Kominfo News Room : Pemerintah Daerah tidak main-main untuk memperbaiki kios dan toko Pasar Anom yang terbakar Minggu pagi kemarin. Terbukti Bupati Sumenep, KH. Moh. Ramdalan Siradj, SE. MM bersama pihak terkait lainnya, menggelar Rapat Kordinasi di Ruang Vip Rumah Dinas Bupati, Senin siang (29/10). Alhasil dalam Rapat Kordinasi tersebut, terbentuk Tim Penanganan Perbaikan Pasar Anom dan Tim tersebut langsung mulai bekerja pada hari Senin siang. Juru Bicara Pemerintah Kabupaten Sumenep, Kepala Badan Komonikasi dan Informasi Kabupaten Sumenep, Drs. Ec. H. Didik Untung Samsidi, MM mengatakan, setelah terbentuk Tim Penanganan Pasar Anom, Bupati mengintruksikan pada hari Senin siang, Tim terjun ke lokasi kebakaran, untuk melakukan pembersihan dan melakukan pengukuran tanah yang kosong sebagai tempat penampungan toko dan kios yang terbakar. Bupati menginginkan, agar Tim secepatnya menemukan lokasi penampungan, agar pedagang yang tertimpa musibah Minggu kemaren itu secepatnya bisa beraktivitas kembali untuk mencari nafkah. H. Didik menyatakan, pembangunan toko dan kios penampungan pembiayannya melalui dana tidak tersangka, sedangkan lokasinya Tim akan berupaya tetap berada di dalam areal pasar anom. Namun jika lokasi tidak memungkinkan, altrenatif penampungan tersebut, berada di luar pasar anom. Karena itu pemilik toko dan kios yang terbakar bisa bersikap sabar untuk menerima lokasi penampungan, sebab langkah pemerintah daerah ini hanya bersifat sementara sambil menunggu rampungnya pembangunan perbaikain kios dan toko yang terbakar. H. Didik menambahkan, terkait dengan penguatan modal dari pemerintah daerah, kepada pedagang yang tertimpa musibah, sementara waktu belum terfikirkan, akan tetapi yang pasti bantuan penguatan modal akan diinventarisir oleh Badan Pengelolah Keunagan Dan Kekayaan Daerah.( Yasik, Soek )