Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 16-04-2017
  • 538 Kali

Pemkab Ajak Pihak Swasta Tanamkan Modal Di Sumenep

Media Center, Senin ( 17/04 ) Pemerintah Kabupaten Sumenep senantiasa mengajak pihak swasta  untuk mendukung program-program ekonomi kerakyatan. Itu dilakukan karena peran swasta sangat penting untuk membantu meningkatkan roda perekonomian masyarakat.

Bupati Sumenep, Dr. KH. A. Busyro Karim, M.Si mengatakan, Pemerintah Daerah senantiasa konsisten dan berkomitmen untuk mengajak pihak swasta menanamkan modal dan mengembangkan usahanya di Kabupaten Sumenep.

Sebagai upaya untuk mengajak swasta itu, pihaknya telah melakukan  perbaikan iklan investasi melalui perizinan yang mudah dan cepat.  Karena, dengan perijinan yang mudah dan cepat itu bisa merangsang pihak swasta mengembangkan usahanya di Kabupaten Sumenep.

"Kami menyadari, bagaimanapun juga keikut sertaan pihak swasta dan pengusaha sangat berarti dalam memperkuat pondasi ekonomi di Kabupaten Sumenep, sehingga kami terus berupaya menarik investor  ke Sumenep. Itu dalam rangka untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sumenep,"kata Bupati ketika acara tasyakuran dan peresmian BMT NU Jatim Cabang Kota Sumenep, Minggu (16/04) di Kantor BMT NU Cabang Kota Sumenep, di Jalan HOS Cokroaminoto, Kelurahan Pajagalan.

Bupati menyatakan, salah satu pihak swasta yang memiliki peranan peningkatan pondasi perekonomian, yakni BMT NU Cabang Kota Sumenep, karena itu lembaga Pembiayaan Syariah seperti BMT NU Cabang Kota Sumenep ini, tidak hanya fokus pada pembiayaan konsumtif semata, namun  merambah usaha lain yang bisa menopang perekonomian masyarakat.

Diantaranya Lembaga Pembiayaan Syariah seperti BMT NU Cabang Kota Sumenep bisa membuka usaha produktif, pemberdayaan ekonomi masyarakat kecil, terpinggirkan dan korban kapitalisme.

"Saya berharap BMT NU Cabang Kota Sumenep ini dikelola secara profesional dan transparan, sehingga bisa bersaing dengan Lembaga Pembiayaan lainnya di Sumenep. Segalanya memang harus dimulai dari yang kecil. Jika yang kecil dikelola dengan baik, bisa menghasilkan sesuatu yang besar. Beberapa BMT yang memiliki aset triliunan di tanah air, tidak lain karena dikelola secara professional," tambah Bupati. ( Yasik, Esha )