News Room, Sabtu ( 31/01 ) Keberadaaan Perpustakaan Keliling ternyata mendapat minat masyarakat, buktinya, dalam sehari perpustakaan yang memanfaatkan Perpustakaan Keliling mencapai ratusan orang. Kepala Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Sumenep, Drs. H. Ach. Fauzi, MM menyatakan, sasaran program Perpustakaan Keliling khusus Sekolah dan Pondok Pesantren yang lokasinya sangat jauh dari Perpustakaan dan Taman Bacaan. Pihaknya dalam sehari untuk satu lokasi maksimal mengeluarkan buku bacaan sebanyak 150 buku, terkait dengan perputaran antar jemput buku pustaka tersebut 1 bulan satu kali. "Sedangkan pertukaran antar jemput buku pustaka biasanya dalam waktu sebulan satu kali, tapi jika ada sekolah atau pondok pesantren yang membutuhkan layanan buku baru, bisa satu minggu dua kali,"tegasnya. H. Ach. Fauzi menyatakan, program tersebut hanya khusus sekolah dan pondok pesantren di wilayah daratan saja, sebab untuk menyentuh wilayah kepulauan, pihaknya terkendala personel perpustakaan yang sangat terbatas. Namun yang jelas bagi masyarakat kepulauan di beberapa Kecamatan sudah ada Perpustakaan Desa yang mendapat bantuan buku bacaan dari Badan Perpustakaan Jawa Timur. ( Yasik, Esha )