Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 07-07-2009
  • 390 Kali

Pemerintah Tekan Angka Kematian Bayi Dan Ibu Melahirkan

News Room, Selasa ( 07/07 ) Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep terus berupaya meningkatkan pelaksanaan program kesehatan terhadap bayi dan ibu melahirkan, guna menekan angka kematian bayi dan ibu melahirkan. Bupati Sumenep, KH. Moh. Ramdlan Siraj, SE, MM pada Sidang Paripurna DPRD tentang Nota Pertanggung Jawaban Pelaksanaan APBD tahun 2008, di Gedung DPRD Sumenep, Selasa, (07/07) mengatakan, program yang dilakukan tersebut, diantaranya standarisasi pelayanan kesehatan, perbaikan gisi masyarakat, promosi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat. Itu dilakukan untuk mencapai target kinerja, menekan angka kematian bayi dan ibu hamil yang belum tercapai sebesar 66,40 persen. ”Yang menyebabkan kinerja Dinas Kesehatan tidak mencapai target menekan tingginya angka kematian bayi dan ibu melahirkan, akibat adat istiadat ibu yang tidak mungkin memeriksakan kehamilan, kesulitan melakukan deteksi dini kehamilan bersiko tinggi, pola makan selama hamil tidak seimbang, serta keterlambatan merujuk kerumah sakit,”tegasnya. Bupati menyatakan, dengan terobosan program Dinas Kesehatan berkelanjutan setiap tahun, bisa membangun kesadaran masyarakat untuk mengikuti program kesehatan yang baik. Dengan harapan, Pemerintah Kabupaten Sumenep bisa menekan angka kematian bayi dan ibu melahirkan. ( Yasik, Esha )