News Room, Rabu ( 30/12 ) Pelayanan kapal perintis yang melayani sejumlah kepulauan di Kabupaten Sumenep untuk kontrak tahun 2009, berakhir pada tanggal 30 Desember. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sumenep, Drs. H. R. Ach. Aminullah, MM mengatakan, pihaknya sudah meminta pada Gubernur Jawa Timur untuk menyediakan pengganti kapal perintis sebelum ada ketetapan kontrak kapal baru tahun 2010. Itu dilakukan untuk mengantisipasi kekosongan armada laut yang melayani sejumlah kepuluan seiring berakhirnya kontrak kapal perintis. Dan pihaknya menunggu respon pemerintah Propinsi Jawa Timur, apakah merestui atau tidak permintaan pergantian kapal itu. â€ÂSampai saat ini kami masih menunggu kepastian pemerintah Propinsi Jawa Timur terhadap permohonan kapal pengganti. Namun, informasi yang kami terima dari Dinas Perhubungan Propinsi Jawa Timur, sedang diperjuangankan untuk menyediakan kapal pengganti sementara,â€Âtegasnya. H. Ach. Aminolah menyatakan, saat ini untuk kontrak kapal 2010 masih dalam proses, dan pihaknya berharap penetapan kontrak kapal itu selesai dalam waktu dekat ini, sehingga tidak terjadi kekosongan armada transportasi laut ke sejumlah kepulauan. â€ÂKalau Pemerintah Propinsi Jawa Timur tidak bisa memenuhi kapal pengganti dan proses penetapan kontrak kapal 2010 masih lama, untuk mengantisipasi transportsai laut menuju kepulauan Masalembu, kami sudah menyiapkan dana subsisi di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2010, untuk mensubsidi kapal Dharma Bhakti Sumekar (DBS), agar melayani warga masyarakat di kepulauan Maslembu,â€Âtambahnya. ( Yasik, Esha )