Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 12-06-2013
  • 523 Kali

Pemerintah Arab Saudi Mendadak Pangkas Kouta Haji

News Room, Rabu ( 12/06 ) Kabar mengejutkan muncul menjelang detik-detik akhir pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) 2013 hari ini. Pemerintah Arab Saudi akhirnya memangkas kuota haji untuk seluruh dunia hingga 20 persen. Khusus untuk Indonesia, kuotanya dipangkas hingga 40.000 jamaah. Direktur Jemderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Dirjen PHU) Kementerian Agama (Kemenag), Anggito Abimanyu tadi malam membenarkan kabar pemangkasan tersebut. Tetapi, dia belum bisa menjelaskan lebih detail. Anggito menjanjikan baru hari ini, pukul 16.00, mengadakan konferensi pers terkait dengan pemangkasan itu. “Belum bisa saya jelaskan lebih detail. Besok sore saja, kami sedang merapatkan dulu,”papar Anggito di Jakarta, kemarin. Pemilihan waktu untuk menjelaskan sore ini bertepatan dengan penutupan masa pelunasan BPIH. “Intinya, kami terus bernegosiasi dengan perwakilan Arab Saudi di Indonesia,”katanya. Apakah Kemenag memperoleh kabar itu dadaka ?. Anggito tidak mau mengaku. Dia meminta masyarakat tidak gusar sampai ada penjelasan resmi dan utuh dari Kemenag. “Kita selesaikan dulu masa pelunasan BPIH 2013 yang tinggal besok (hari ini, Red),”jelas dia. Kemenag jelas dibuat repot dengan kebijakan Arab Saudi tersebut. Dengan adanya kebijakan pemangkasan itu, tentu bakal ada jamaah haji yang sudah melunasi BPIH, tetapi tidak bisa berhaji, karena terkena pemotongan kuota. Pemangkasan tersebut juga bisa berdampak pada pembiayaan haji. Sebab, untuk sejumlah item pembiayaan, harganya bisa mahal, jika jumlah jamaahnya berkurang. Ketua Komisi VIII DPR (Mitra Kemenag), Ida Fauziah tidak menampik kabar pemotongan itu. “Intinya, DPR tetap menunggu penjelasan resmi dari pemerintah (Kemenag),”jelasnya. Namun, Ida belum bisa memastikan kapan mengadakan pertemuan darurat khusus mengenai pemangkasan kuota haji tersebut. Secara keseluruhan kuota haji Indonesia mencapai 211.000 kursi. Prinsipnya, 194.000 kuota jamaah haji reguler, dan 17.000 kuota haji khusus. Sebagaimana diketahui, informasi rencana pemangkasan kuota jamaah haji Indonesia pada musim haji 2013 itu didapat setelah Duta Besar Arab Saudi, Mustafa bin Ibrahim al-Mubarak menegaskan bahwa akan ada kebijakan pengurangan kuota haji untuk semua negara, tidak terkecuali Indonesia. Pengurangan tersebut terkait dengan adanya penyempitan lahan di Masjidil Haram karena renovasi besar-besaran yang dilakukan pemerintah Kerajaan Arab Saudi saat ini. Tidak tanggung-tanggung, diperkirakan kuota untuk Indonesia pun akan dipangkas 20 persen dari total kuota haji Indonesia 211.000 jamaah yang telah mendapatkan nomor porsi saat ini. Akibatnya, 40.000 hingga 42.000 jamaah haji yang sudah mendapat nomor porsi untuk musim haji tahun ini terancam gagal berangkat. Penyempitan lahan di Masjidil Haram tersebut juga sudah dirasakan Assosiasi Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (AMPHURI). Sekjen AMPHURI, Artha Hanif menyatakan, saat ini dampak riil penyempitan lahan Masjidil Haram belum dirasakan secara luas. “Tapi, kami selaku travel umrah sudah merasakannya, yaitu dengan pembatasan kuota jamaah umrah yang sudah berjalan,”ujarnya. ( JP, Esha )