News Room, Kamis ( 17/09 ) Kondisi perkembangan Bahasa Madura yang saat ini dinilai beberapa pemerhati sudah tidak menguntungkan bagi perkembangan bahasa ini, diharapkan segera bisa diatasi.
Menurut RB. Abdul Karim, setidaknya ada 2 solusi yang bisa ditempuh. "Solusi ini berupa tindakan jangka pendek dan jangka panjang,"kata salah seorang pemerhati Bahasa Madura di Sumenep ini pada News Room.
Tindakan jangka panjang yang dimaksud Karim, di antaranya dengan cara menyemarakkan acara kesenian lokal. Selain itu dengan terus acara siaran yang memanfaatkan teknologi komunikasi, semisal radio. "Bisa juga dengan mengadakan kuis-kuis Bahasa Madura,"tambahnya.
Sementara dalam tindakan jangka panjang, menurut Karim, harus ada pembenahan yang dimulai dari bidang pendidikan. Pembenahan itu ialah dengan melakukan perubahan yang dianggap perlu dalam kurikulum pendidikan yang sifatnya dapat memenuhi kebutuhan keterampilan maupun kemahiran berbahasa Madura.
"Ya, tentu saja hal ini termasuk pembinaan guru Bahasa Madura, bahan pelajaran, dan metode-metodenya di dalamnya,"imbuh pensiunan guru SD ini.
Selain itu, bidang penerangan yang melibatkan Satuan Kerja (Satker) Pemerintah Daerah terkait, seperti Dinas Kominfo dan juga Tim Nabhara diharapkannya bisa turut berkecimpung di dalam hal ini.
"Ini penting. Lalu juga di bidang kesenian, perlu dibangkitkan motivasi, agar anak gemar pada kesenian Madura, khususnya seni bahasa," tutupnya. ( Farhan, Esha )