Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 17-01-2006
  • 526 Kali

PEMBUAT BAHAN PELEDAK PENANGKAP IKAN SEGERA DILACAK

Sumenep-Infopkom News Room : Maraknya penangkapan ikan dengan menggunakan bahan peledak (Handak) yang terjadi di perairan Giligenting, ternyata mendapat perhatian serius dari Komisi B DPRD Sumenep. Terbukti, Selasa (17/01) Komisi B mengundang aparat Kepolisian Resort Sumenep, untuk melakukan tatap muka dalam rangka membicarakan mengenai persoalan laut. Ketua Komisi B DPRD Sumenep, Unais Ali Hisyam, ketika ditemui News Room usai tatap muka menyatakan, dalam tatap muka tersebut, pihaknya mendesak kepada aparat kepolisian untuk segera mencari dan melacak siapa pembuat bahan peledak tersebut. Karena, menurut Unais, meskipun pengguna handak sudah diamankan di Mapolres Sumenep, namun, apabila pembuat handak belum ditemukan, niscaya penangkapan ikan dengan handak masih akan terus terjadi. Unais Ali Hisyam menuturkan, berdasarkan laporan dari para nelayan, bahwa saat ini kondisi laut sangat memprihatinkan, karena perompak atau perampok laut sudah merajarela. Karena itu, pihaknya juga meminta kepada aparat kepolisian, untuk melakukan operasi laut, agar kondisi laut tetap kondusif. Dipaparkan, melihat dari keterangan yang dilontarkan Kapolres Sumenep, AKBP Drs. Budiono Sandi, SH yang menyatakan bahwa kepolisian tidak bisa melakukan operasi laut, karena terbentur dengan sarana yang belum memadai. Untuk itu pihaknya akan berusaha melakukan koordinasi dengan pihak Eksekutif, namun pihak kepolisian harus mengajukan permohonan pengadaan kapal, untuk dijadikan alat patroli laut. Selanjutnya Unais Ali Hisyam berjanji akan berusaha menyediakan 1 unit kapal yang akan dianggarkan dalam APBD 2006 nanti. Sementara itu AKBP Drs. Budiono Sandi, SH mengaku siap untuk segera memproses hukum terhadap 14 tersangka nelayan Giligenting yang melakukan penangkapan ikan dengan handak di perairan kepulauan Raas, yang saat ini mendekam dibalik jeruji Mapolres Sumenep. ( Nita, Esha )