Media Center, Kamis ( 13/12 ) Para Pembina Pramuka, khususnya bagi Pembina Pramuka Penggalang harus terus melakukan inovasi dan kreatif dalam melaksanakan pembinaan di Gugus Depan (Gudep) masing-masing. Karena itu, para pembina harus memiliki bekal pengetahuan dan keterampilan yang memadai, agar peserta didik memiliki kecakapan yang memadai.
Hal tersebut diungkapkan Pimpinan Khusus (Pinsus) Kegiatan Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Lanjutan (KML) Kwarcab Sumenep 2018, Suryadi, M.Pd.I di sela-sela pemberian materi KML, Kamis (13/12/2018).
“Para Pembina Pramuka harus banyak memberikan contoh nyata dalam berkegiatan di alam terbuka bagi adik-adiknya, agar mereka semangat mengikuti latihan Pramuka,” ungkap Kak Suryadi.
Dikatakan, dalam kegiatan KML yang dilaksanakan mulai tanggal 10 hingga 16 Desember 2018 kali ini, materi kepelatihan bagi para Pembina Pramuka ini lebih banyak dilaksanakan di luar ruangan. Mereka justru melaksanakan kegiatan di alam terbuka dan melaksanakan praktek membina sebagaimana membina adik-adiknya.
Dari kegiatan praktek membina di lapangan secara bergantian akan memberikan banyak hal baru yang ditemukan dari masing-masing pembina. Selanjutnya bisa saling memberikan gagasan dan pengalaman dalam membina di Gudepnya, pasca mereka mengikuti Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD) sebelumnya.
“Kami ingin setelah mengikuti KML ini ke depan para Pembina Pramuka nantinya dapat mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki untuk lebih mantap lagi,” tandasnya.
Sementara itu, beberapa kegiatan dalam pelaksanaan KML 2018 kali ini diantaranya, Fundamental Gerakan Pramuka, Strategi Pengelolaan Gudep dan Pembinaan Pramuka Penggalang yang progresif dan dinamis, Strategi Pencapaian SKU, SKK, SKG, Ragam Keterampilan Pramuka Penggalang, Penyusunan Rencana dan Media Membina Pramuka Penggalang dan berbagai materi teknik Pramuka lainnya. ( Ren, Esha )