News Room, Rabu ( 25/03 ) Rencana pembentukan Tim Penulisan Bahasa dan Budaya Madura oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumenep yang dipromotori Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) Disdik, dipastikan akan terus berjalan, meski nakhoda Bidang Dikdas saat ini baru.
“Nanti akan saya tindak lanjuti. Sekarang kan masih baru beberapa hari pindah kesini, jadi banyak yang masih belum saya pahami secara detail program-program bidang pendidikan dasar,”kata Kepala Bidang Dikdas Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Drs. Fajarisman, M.Si. pada News Room, Rabu (25/03).
Fajarisman menggantikan Kabid Dikdas yang lama, yaitu Fajar Santoso, S.Pd. Saat ini Fajar Santoso dimutasi menjadi Pengawas. Sedangkan Fajarisman sendiri sebelumnya menjabat Kabid Ketenagaan Dinas Pendidikan Sumenep. “Rumahnya sama. Ganti ruangan saja,”ujarnya bercanda.
Seperti diberitakan sebelumnya, sebuah Tim khusus untuk penulisan Bahasa dan Budaya Madura di Sumenep dalam waktu dekat akan dibentuk. Pra pembentukan Tim ini dikoordinir oleh salah seorang praktisi Bahasa Madura di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Dr. Muhammad Saidi, M.Pd.
Latar belakang pembentukan tim penulisan itu menurut Saidi, karena minimnya buku acuan Bahasa dan Budaya Madura. Kalaupun ada, itupun hanya sebatas buku bahasanya saja, yang menurut Saidi kadang ditulis oleh yang bukan ahlinya.
“Buku-buku itu juga kadang terbitan Kabupaten lain, seperti Pamekasan dan Bangkalan,”tambahnya waktu itu.
Menurut Saidi, tim ini rencananya akan melibatkan guru-guru di lingkungan Disdik Sumenep, dan juga tokoh-tokoh lain yang berkompetan di bidang penulisan, serta juga akan melibatkan Tim Pembina Bahasa Madura (Nabhara). ( Farhan, Esha )